DEMOCRAZY.ID – Polemik dugaan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali memanas.
Kali ini, tudingan datang langsung dari Ahmad Khozinudin, kuasa hukum Roy Suryo Cs, yang menyebut adanya tawaran uang fantastis untuk menghentikan perkara. Nilainya, disebut mencapai Rp100 miliar.
Pernyataan itu disampaikan Ahmad Khozinudin dalam Podcast Madilog Forum Keadilan.
Ia menuding Jokowi memainkan narasi “orang besar” di balik isu ijazah sebagai strategi politik untuk menghindari ruang pengadilan.
Menurutnya, kegaduhan sengaja diciptakan agar kasus tidak pernah benar-benar diuji secara hukum.
“Kalau memang berani, sebut saja siapa orang besarnya. Jangan lempar isu lalu bersembunyi. Ini licik sekaligus pengecut,” ujar Ahmad.
Ia bahkan mengklaim ada informasi soal tawaran damai bernilai ratusan miliar agar kasus dihentikan tanpa proses persidangan.
Di sisi lain, Partai Demokrat bereaksi keras. Mereka menegaskan akan menempuh jalur hukum terhadap akun-akun anonim yang menyeret nama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam pusaran isu ijazah Jokowi.
Langkah somasi sudah dilayangkan, dengan tenggat permintaan klarifikasi dan permintaan maaf.
Ahmad menilai, tudingan “orang besar” tanpa nama telah merugikan kliennya.
Narasi itu seolah menempatkan Roy Suryo Cs sebagai pion politik, bukan pihak yang memperjuangkan pengungkapan dugaan dokumen bermasalah milik seorang presiden dua periode.
“Beban pembuktian ada pada Jokowi. Dia yang menuduh adanya orang besar, maka dia pula yang wajib membuktikan,” tegas Ahmad.
Jika tidak, menurutnya, satu-satunya jalan etis adalah permintaan maaf kepada publik.
[FULL VIDEO]
Sumber: Herald