Tempat Tinggal Jin di Rumah Menurut Hadist, Ada di Mana Saja?

DEMOCRAZY.ID – Tempat tinggal jin di rumah ternyata disebutkan di dalam beberapa hadist.

Jin merupakan makhluk gaib ciptaan Allah SWT yang keberadaannya tidak dapat dilihat secara kasat mata oleh manusia.

Meski tak terlihat, jin hidup berdampingan dengan manusia di berbagai tempat, termasuk tempat tinggal jin di rumah yang sering kita huni sehari-hari.

Dalam Al-Quran surat Ar-Rahman ayat 15, Allah berfirman bahwa jin diciptakan dari nyala api.

Sama seperti manusia, jin juga memiliki kehidupan sosial dan memerlukan tempat bernaung untuk melangsungkan kehidupannya di dunia ini.

Melansir dari buku Mengintip Alam Gaib susunan Aep Saepulloh Darusmanwiati MA, dijelaskan bahwa jin sangat takut kepada manusia, namun ketakutan manusia justru membuat jin semakin leluasa menakuti kita.

Pemahaman yang benar tentang tempat tinggal jin di rumah dan lokasi lainnya dapat membantu kita lebih waspada dan menjaga diri dengan amalan yang diajarkan Rasulullah SAW.

Berikut ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (3/11/2025).

Tempat Tinggal Jin di Rumah Berdasarkan Hadist

Melansir dari buku Mengungkap Rahasia Iblis karangan Muhammad Abdul Mughawiri, mengemukakan bahwa jin memiliki dzat yang halus dan dapat mengubah bentuknya.

Jin juga memiliki kemampuan untuk berpindah tempat dengan cepat dan masuk ke celah-celah sempit yang tidak mungkin dimasuki manusia.

Rumah menjadi salah satu lokasi yang sering dijadikan tempat tinggal oleh jin, khususnya jin muslim.

Dalam riwayat yang dikutip Ibnu Hajar dalam Fath al-Bari dari Ibnu Abu Dunya, disebutkan bahwa tidak ada satu pun rumah orang muslim kecuali di atap rumahnya terdapat jin muslim.

Jin-jin tersebut hidup berdampingan dengan penghuni rumah dan bahkan ikut makan bersama ketika penghuni rumah menghidangkan makanan.

Keberadaan jin muslim di rumah orang beriman bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti.

Melansir dari berbagai hadist shahih, Allah menjaga orang-orang muslim dari gangguan jin yang tinggal di rumah mereka.

Jin muslim yang menempati rumah orang beriman biasanya bersifat baik dan tidak mengganggu aktivitas penghuni rumah selama penghuni tersebut menjaga kebersihan spiritual dan fisik rumahnya.

Namun demikian, bukan berarti semua jin yang ada di rumah adalah jin baik.

Jin kafir atau setan juga dapat masuk ke dalam rumah terutama rumah yang jarang dibersihkan, jarang dibacakan Al-Quran, atau penghuninya sering melakukan kemaksiatan.

Oleh karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan berbagai amalan untuk menjaga rumah dari gangguan jin jahat, seperti membaca Ayat Kursi, surat Al-Baqarah, dan rutin membersihkan rumah.

Tempat-tempat tertentu di dalam rumah juga lebih sering menjadi lokasi keberadaan jin.

Sudut-sudut gelap, loteng, gudang yang jarang dibuka, dan tempat-tempat yang lembab menjadi spot favorit jin untuk berdiam.

Menjaga kebersihan dan menerangi setiap sudut rumah dapat membantu mengurangi keberadaan jin jahat di dalam rumah.

Lima Lokasi Utama Tempat Tinggal Jin

1. Tempat Tak Berpenghuni dan Padang Pasir

Lokasi yang sepi dan tidak berpenghuni menjadi tempat favorit bagi kelompok jin untuk bermukim.

Berdasarkan riwayat Ibnu Mas’ud, Rasulullah pernah dibawa ke padang pasir untuk bertemu dengan kaum jin, menunjukkan bahwa tempat-tempat tandus dan kosong menjadi habitat alami mereka.

Gua-gua di tengah gurun, bangunan terbengkalai, dan area yang jauh dari pemukiman manusia sering menjadi tempat berkumpulnya jin.

2. Rumah Orang Beriman

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, rumah orang muslim menjadi tempat tinggal jin muslim yang hidup berdampingan dengan penghuninya. Jin-jin ini tinggal di atap rumah dan ikut makan bersama ketika makanan dihidangkan.

Namun Allah menjaga penghuni rumah dari gangguan jin tersebut selama mereka menjaga keimanan dan ketakwaan.

3. Lubang dan Celah Sempit

Hadist dari Abdullah ibn Sarjas menegaskan larangan buang air kecil di lubang karena lubang adalah tempat tinggal golongan jin.

Qatadah, salah seorang perawi hadist ini, menjelaskan bahwa jin memilih lubang-lubang sebagai tempat bernaung.

Celah-celah di tanah, gua, dan lubang-lubang kecil lainnya menjadi spot yang nyaman bagi jin.

4. Pasar dan Tempat Transaksi

Melansir dari hadist riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa pasar merupakan tempat berseteru para setan dan di sanalah setan menancapkan benderanya.

Nabi menganjurkan agar umat Islam tidak menjadi orang pertama yang masuk pasar atau orang terakhir yang keluar darinya.

Pasar menjadi tempat berkumpulnya jin kafir karena di sana banyak terjadi penipuan, sumpah palsu, dan perbuatan tidak terpuji lainnya.

5. Tempat-Tempat Kotor

Toilet, tempat sampah, dan area kotor lainnya menjadi hunian jin kafir.

Hadist yang diriwayatkan dari Zaid ibn Arqam menyebutkan bahwa toilet adalah hunian jin, oleh karena itu Rasulullah mengajarkan doa ketika masuk toilet untuk meminta perlindungan dari gangguan jin laki-laki dan perempuan.

Jin yang tinggal di tempat-tempat kotor cenderung bersifat jahat dan senang mengganggu manusia.

Amalan untuk Melindungi Rumah dari Jin Jahat

Menjaga rumah dari gangguan jin jahat merupakan kewajiban setiap muslim agar rumah menjadi tempat yang aman dan penuh keberkahan.

Rasulullah SAW telah mengajarkan berbagai amalan yang dapat diamalkan untuk melindungi rumah dan penghuninya dari gangguan makhluk halus yang berniat jahat.

1. Membaca Surat Al-Baqarah

Rasulullah SAW bersabda dalam hadist riwayat Muslim bahwa setan tidak akan masuk ke rumah yang di dalamnya dibacakan surat Al-Baqarah.

Surat terpanjang dalam Al-Quran ini memiliki kekuatan spiritual yang luar biasa dalam mengusir jin dan setan dari rumah.

Dianjurkan untuk membacanya secara rutin, minimal tiga hari sekali atau seminggu sekali.

2. Membaca Ayat Kursi Sebelum Tidur

Ayat Kursi yang terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 255 adalah ayat paling agung dalam Al-Quran.

Dalam hadist shahih, dijelaskan bahwa barangsiapa membaca Ayat Kursi sebelum tidur, Allah akan mengutus malaikat untuk menjaganya sepanjang malam dan setan tidak akan mendekatinya hingga pagi.

Amalan ini sangat efektif untuk melindungi diri dan keluarga saat tidur, waktu di mana manusia paling rentan.

3. Membaca Doa Masuk Rumah

Rasulullah mengajarkan doa ketika masuk rumah yaitu membaca bismillah dan mengucapkan salam.

Melansir dari hadist riwayat Abu Dawud, ketika seseorang masuk rumah dengan menyebut nama Allah dan mengucapkan salam, setan berkata kepada kawanannya, “Kalian tidak mendapat tempat bermalam dan makan malam.”

Doa sederhana ini sangat ampuh menghalau setan dari rumah.

4. Menjaga Kebersihan Rumah

Kebersihan fisik dan spiritual rumah sangat penting untuk mengusir jin jahat.

Rajin membersihkan rumah, membuang sampah, dan tidak membiarkan tempat-tempat kotor berserakan akan membuat jin kafir tidak betah tinggal di rumah.

Selain itu, hindari menggantung gambar makhluk bernyawa dan patung karena dapat mengundang kehadiran jin.

5. Rutin Melaksanakan Shalat Berjamaah di Rumah

Rumah yang sering terdengar suara adzan, bacaan Al-Quran, dan shalat berjamaah akan menjadi rumah yang penuh cahaya dan keberkahan.

Setan dan jin jahat sangat tidak suka dengan aktivitas ibadah, sehingga mereka akan menjauh dari rumah yang penghuninya rajin beribadah.

Shalat berjamaah, terutama shalat Maghrib dan Isya, sangat dianjurkan untuk dilakukan di rumah bersama keluarga.

Tanda-Tanda Keberadaan Jin di Rumah

Meskipun jin adalah makhluk gaib yang tidak dapat dilihat, terkadang keberadaan mereka di rumah dapat dirasakan melalui beberapa tanda atau fenomena tertentu.

Namun perlu diingat bahwa tidak semua kejadian aneh di rumah disebabkan oleh jin, bisa jadi ada penjelasan logis atau ilmiah di baliknya.

Islam mengajarkan kita untuk tidak terlalu berlebihan dalam memikirkan hal-hal gaib dan tetap memperkuat iman sebagai perlindungan utama.

1. Suara Aneh

Salah satu tanda yang sering dikaitkan dengan keberadaan jin adalah suara-suara aneh yang terdengar di malam hari padahal tidak ada sumber yang jelas.

Suara langkah kaki, pintu yang terbuka atau tertutup sendiri, atau suara seperti ada yang berbisik bisa jadi pertanda keberadaan jin.

Namun, sebelum menyimpulkan bahwa itu ulah jin, pastikan terlebih dahulu apakah ada penjelasan rasional seperti angin, struktur bangunan yang sudah tua, atau hewan yang masuk ke rumah.

2. Ada Bau Tidak Sedap

Tanda lainnya adalah bau-bauan tidak sedap yang muncul tiba-tiba tanpa sumber yang jelas, terutama bau busuk atau bau harum yang sangat kuat.

Beberapa riwayat menyebutkan bahwa jin kafir mengeluarkan bau tidak sedap, sementara jin muslim terkadang membawa aroma harum.

Namun sekali lagi, periksa terlebih dahulu apakah ada sumber bau tersebut dari tempat yang wajar seperti saluran air atau sampah yang terlupa.

3. Perasaan Tidak Nyaman

Perasaan tidak nyaman, was-was berlebihan, atau mimpi buruk yang terus-menerus juga bisa menjadi indikasi adanya gangguan jin, terutama jika hal tersebut dialami oleh seluruh penghuni rumah. Jin kafir senang membuat manusia merasa takut dan gelisah.

Melansir dari kitab-kitab ulama klasik, gangguan jin biasanya lebih intens terjadi pada orang yang lemah imannya atau rumah yang jarang dibacakan Al-Quran.

Jika mengalami tanda-tanda tersebut, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperbanyak ibadah, membaca Al-Quran terutama surat Al-Baqarah dan membersihkan rumah secara menyeluruh.

Jangan panik atau takut berlebihan karena itu justru yang diinginkan oleh jin kafir.

Percayalah bahwa kekuatan Allah jauh lebih besar dari semua makhluk-Nya, dan tidak ada yang dapat membahayakan kita kecuali dengan izin-Nya.

Sumber: Liputan6

Artikel terkait lainnya