DEMOCRAZY.ID – Kalau ditanya siapa penyanyi solo wanita yang paling berpengaruh di dunia, nama Beyoncé mungkin sempat terlintas di benak kamu.
Memang, Beyoncé debut pertama kali pada tahun 1997, yang berarti sudah berkarier di industri hiburan ini selama kurang lebih 28 tahun.
Namanya pun mulai meledak setelah merilis album solo pertamanya, yaitu Dangerously in Love (2003).
Sampai sekarang, wanita kelahiran Houston, Texas, Amerika Serikat itu masih disebut-sebut sebagai salah satu penyanyi wanita paling disegani oleh juniornya.
Namun di balik itu, ada beberapa teori konspirasi yang turut menyeret nama Beyoncé. Apa saja itu?
Deretan Teori Konspirasi Beyoncé yang Ditakuti Artis Hollywood
Beyoncé dikenal cukup akrab dengan banyak tokoh berpengaruh di dunia hiburan internasional.
Ia pun sering terlihat di acara-acara elit dan punya koneksi yang cukup luas, membuatnya terlihat seolah-olah seperti tidak tersentuh.
Kedekatan ini juga bikin sejumlah artis merasa nggak punya pengaruh sebesar dirinya, sehingga Beyoncé dianggap sebagai sosok yang hampir mustahil disaingi.
Salah satu teori yang paling sering dibahas adalah dugaan kalau pelantun Single Ladies itu terlibat dengan sekte Illuminati.
Berbagai simbol yang muncul di video klip dan penampilannya sering dianggap sebagai bukti keterkaitan dengan kelompok misterius tersebut.
Meski belum ada bukti jelas, teori ini justru makin memperkuat citra Beyoncé sebagai sosok berpengaruh dan sulit disentuh, yang konon membuat beberapa artis lain merasa terintimidasi.
Ada juga teori konspirasi aneh yang muncul soal kebiasaan Beyoncé mengirim bunga ke sesama artis.
Dulu dianggap sebagai tanda perhatian, tapi sekarang hal tersebut malah dipandang menyeramkan oleh para penggemar teori konspirasi.
Beberapa orang percaya kalau bunga itu bukan sekadar simbol pertemanan, melainkan bentuk ancaman halus, terutama bagi mereka yang dekat dengan lingkaran Diddy.
Menurut teori tersebut, bunga-bunga itu dikirim sebagai pengingat bahwa Beyoncé sedang mengawasi, agar penerimanya tidak membocorkan hal-hal sensitif yang bisa merugikan atau mengganggu kendali yang ia miliki.
Salah satu teori konspirasi yang cukup aneh muncul karena banyak selebritas yang berkali-kali mengucapkan terima kasih kepada Beyoncé dan Jay-Z di ajang penghargaan.
Penyanyi seperti Adele di Grammy Awards 2017 dan Britney Spears di People’s Choice Awards 2023 sempat terlihat sangat antusias memuji pasangan tersebut.
Para penganut teori konspirasi pun percaya, ucapan terima kasih itu bukanlah kebetulan semata.
Mereka menganggap para artis seolah dipaksa atau merasa perlu menunjukkan loyalitas agar tetap aman di industri hiburan.
Katanya, momen itu jadi semacam sinyal tersembunyi yang menegaskan seberapa besar pengaruh Beyoncé dan Jay-Z terhadap karier mereka.
Salah satu teori konspirasi yang cukup ekstrem menuduh Beyoncé dan Jay-Z terlibat dalam kematian beberapa artis terkenal.
Beberapa video bahkan mengaitkan mereka dengan meninggalnya Aaliyah, Left Eye, hingga Michael Jackson.
Ada juga klaim yang menyebut bahwa Tupac, seorang rapper dan aktor Amerika yang meninggal pada tahun 1996, menjadi korban karena menentang “trio kuat” yang terdiri dari Diddy, Beyoncé, dan Jay-Z.
Teori ini bahkan dikaitkan dengan lagu J. Cole berjudul She Knows, yang menyebut nama asli keduanya dan dianggap menyiratkan keterlibatan mereka dalam kejadian tragis itu. Meski begitu, tidak ada bukti yang bisa membenarkan tuduhan tersebut sampai saat ini.
Sumber: Inilah