

Dari statement ini, kita bisa membaca bahwa Prabowo menunjukkan pola toxic leadership yang ditandai oleh empati rendah, kontrol otoriter, dan moral disengagement.
Pola seperti ini berbahaya karena ia gagal membedakan dedikasi dengan eksploitasi, lalu memperlakukan penderitaan bawahan sebagai bukti loyalitas.
Secara etik dan manajerial, ini sudah cukup menjadi indikator serius bahwa ada cacat mendasar dalam kualitas kepemimpinannya.
Dari statement ini, kita bisa membaca bahwa Prabowo menunjukkan pola toxic leadership yang ditandai oleh empati rendah, kontrol otoriter, dan moral disengagement.
Baca JugaPola seperti ini berbahaya karena ia gagal membedakan dedikasi dengan eksploitasi, lalu memperlakukan penderitaan… https://t.co/aCt5CivnIf
— Dosen Pembimbing (@Dospemz) May 16, 2026