DEMOCRAZY.ID – Aksi remaja tinggalkan nasi bungkus tiap malam bikin penasaran warga.
Terungkap, ternyata bentuk balas budi yang berujung aksi berbagi satu komunitas.
Aksi sederhana yang dilakukan seorang remaja ini sukses menyentuh hati banyak orang. Kisah ini viral setelah dibagikan lewat akun TikTok @mrd_2512.
Setiap malam, warga sebuah flat dibuat penasaran oleh kemunculan nasi bungkus yang selalu diletakkan rapi di sudut tangga lantai 7 sekitar pukul 22.00.
Tanpa pesan, tanpa identitas, dan selalu hadir tepat waktu, ‘makanan misterius’ ini pun memicu berbagai spekulasi. Seiring waktu, semakin banyak warga yang menyadari pola tersebut.
Ada yang menganggapnya sebagai bentuk sedekah diam-diam, namun tak sedikit pula yang menduga ada cerita tersembunyi di baliknya.
Rasa ingin tahu akhirnya mendorong seorang penghuni lama, Mak Cik Timah, untuk mencari tahu langsung.
Suatu malam, ia sengaja menunggu di dekat tangga. Benar saja, sekitar pukul 22.00, seorang remaja laki-laki datang mengenakan seragam sekolah dengan tas yang tampak usang.
Ia meletakkan nasi bungkus dengan hati-hati di sudut tangga, lalu bersiap pergi.
Dikutip dari Weird Kaya (27/4) Mak Cik Timah segera menghampiri dan menanyakan maksudnya.
Remaja itu sempat terkejut, namun akhirnya menjawab jujur. “Saya cuma mau taruh makanan di sini,” ujarnya singkat.
Saat didesak lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa nasi bungkus tersebut ditujukan untuk seorang pria yang tinggal di rooftop gedung itu.
Kisahnya pun terungkap. Dulu, saat ia kelaparan dan tak punya uang di sebuah warung makan, pria tersebut membelikannya makanan.
Kebaikan kecil itu membekas hingga kini. “Dia bilang, kalau sudah besar, saya harus bantu orang lain juga,” kata remaja itu. Sejak saat itu, ia rutin meninggalkan makanan sebagai bentuk balas budi.
Ia memilih melakukannya secara diam-diam karena pria tersebut tidak suka dikasihani atau menjadi pusat perhatian.
Namun, setelah kisah ini tersebar di kalangan warga, banyak yang tergerak ikut membantu.
Dari satu bungkus nasi, kini bertambah menjadi beberapa, lengkap dengan air mineral, buah, hingga kebutuhan pokok lainnya.
Semuanya tetap dilakukan tanpa nama.
Beberapa hari kemudian, pria yang tinggal di rooftop akhirnya turun dan menuju mushola. Ia disambut hangat oleh warga yang sudah mengetahui kisahnya.
Suasana haru pun tak terhindarkan saat ia menerima perhatian tersebut.
Sumber: Detik