TNI Siaga Satu: Skenario Wapres Gibran ‘Ambil Alih’ Kekuasaan?

TNI Siaga Satu: Skenario Wapres Gibran Ambil Alih Kekuasaan?

Oleh: Tarmidzi Yusuf | Kolumnis

Mengejutkan. Apa yang sebenarnya terjadi? Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto menetapkan siaga 1 untuk prajurit TNI.

Benarkah antisipasi perkembangan situasi dalam negeri akibat dampak konflik di kawasan Timur Tengah?

Ini kata AI, artificial intelligence alias kecerdasan buatan. Siaga 1 dalam TNI adalah tingkat kesiapsiagaan tertinggi untuk mengantisipasi ancaman keamanan, di mana seluruh personel dan alutsista disiagakan maksimal, serta patroli diperketat.

Perang AS-Israel versus Iran menjadi alasan. Benarkah itu alasan yang sebenarnya? Risiko terbesar bagi Indonesia adalah ancaman terhadap ekonomi nasional akibat lonjakan harga minyak dunia yang telah melampaui asumsi APBN 2026.

Selain itu, pasokan minyak untuk Indonesia akan berkurang sebanyak 20 persen akibat penutupan Selat Hormuz.

Atau hanya sekadar memanfaatkan momentum perang AS-Israel versus Iran? Respon situasi dalam negeri Indonesia. Ekonomi Indonesia terancam. Stok minyak minim.

Cukup untuk 20-25 hari ke depan. Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, perang AS-Israel dan Iran mengancam 19-25% impor minyak Indonesia yang melewati Selat Hormuz, meningkatkan risiko kenaikan harga.

Risiko bagi rakyat kenaikan minyak subsidi dalam waktu dekat ini. Demo besar-besaran penolakan kenaikan BBM. Belanja APBN bengkak.

Nilainya tak tanggung-tanggung, Rp515 triliun. Rakyat diminta tidak panic buying atau justeru Pemerintahan Prabowo makin panik?

Pasalnya, APBN Indonesia baru masuk bulan kedua di 2026 sudah defisit ratusan triliun rupiah. Tepatnya Rp135,7 triliun, atau setara 0,53 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Ini tentu saja makin menyulitkan posisi Presiden Prabowo Subianto. Ekonomi Indonesia berada dipinggir jurang. Potensi besar Indonesia seperti tahun 1998. Ksisis ekonomi.

Krisis ekonomi Indonesia tahun 1998 menyebabkan Presiden Soeharto jatuh. Seperti kata para ekonom, krisis ekonomi Indonesia diprediksi puncaknya September atau Oktober tahun 2026.

Akankah Presiden Prabowo mengikuti jejak mantan mertuanya, Presiden Soeharto, presiden terbaik sepanjang sejarah Indonesia terjungkal dari RI-1 setelah berkuasa selama 32 tahun?

Tergantung Prabowo sendiri yang terjebak dan dijebak atau salah kalkulasi bergabung dalam Board of Peace (BoP) bentukan Donald Trump sebagai upaya mencari suaka ekonomi dan politik ditengah-tengah ancaman ekonomi Indonesia.

Ini yang terpenting menurut penulis. Presiden Prabowo menyetop proyek MBG yang menyedot 44 persen hingga 47,5 persen dari anggaran pendidikan.

Masih ada peluang mencegah makin bengkaknya defisit APBN yang bisa-bisa berujung seperti tahun 1998, yaitu stop MBG yang menelan APBN ratusan triliun yang minim manfaat itu.

MBG bakal menyedot uang rakyat dari APBN Rp335 triliun. Ngerinya lagi! Sebanyak Rp223 triliun diambil dari pos anggaran pendidikan.

Presiden Prabowo harus berani. Stop MBG. Bila tidak potensi terjadinya krisis ekonomi Indonesia makin besar. APBN baru bulan kedua di 2026 saja defisit Rp135,7 triliun.

Bila tidak? Potensi rezim Prabowo jatuh terbuka lebar. TNI siaga 1. Sementara Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo rajin konsolidasi ke rakyat.

Persiapan pengamanan anak haram konstitusi, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ambil alih kekuasaan menggantikan Presiden Prabowo?

Wallahua’lam bish-shawab!

Artikel terkait lainnya