Seorang jurnalis India, Bridge Mohan, yang berada di Israel selama serangan rudal Iran, mengatakan bahwa bahkan bunker sedalam sekitar 100 kaki (sekitar 30 meter) pun tidak selalu mampu melindungi orang dari kematian.
Ia menyebutkan ada laporan tentang orang-orang yang meninggal di dalam bunker, meskipun tempat perlindungan tersebut dianggap sangat kuat.
Mohan juga mengatakan bahwa otoritas Israel membatasi informasi, seperti melarang foto jenazah dan membatasi akses jurnalis ke rumah sakit.
Ia mengatakan jumlah korban sebenarnya tidak sepenuhnya diungkapkan.
Ia menambahkan bahwa sistem peringatan dini terkadang gagal, bahkan dalam kasus insiden sekitar pukul 5:00 pagi ketika sirene tidak berbunyi dan orang-orang hanya mendengar ledakan.
Beberapa penduduk juga melaporkan rumah-rumah yang hancur total tanpa ada yang selamat, tetapi laporan resmi hanya menyebutkan satu kematian.
Ia mengatakan insiden ini menunjukkan bahwa teknologi pertahanan Israel yang dibanggakan tidak selalu mencegah serangan.
Sangat logis banyak korban tewas dari warga Israel ini, dan di sinilah perang propaganda dimainkan, mereka pasti akan menutupi jumlah korban agar moril mereka tidak lemah.
👇👇