‘Gurita Bisnis’ Jeffrey Epstein yang Punya Kekayaan Rp 9,3 Triliun

DEMOCRAZY.ID – Mendiang miliarder Jeffrey Epstein kembali menjadi sorotan setelah ribuan dokumen hukum yang melibatkan dirinya terkuak.

Epstein merupakan seorang pelaku kejahatan seksual yang dikabarkan memiliki kedekatan dengan banyak artis, pengusaha, serta tokoh terkenal dunia.

Banyak nama besar dari dunia hiburan, politik, sampai bisnis seperti disebut pernah ada di sekitarnya.

Sebut saja Presiden AS Donald Trump, Mantan Presiden AS Bill Clinton, hingga orang terkaya di dunia Elon Musk dan Bill Gates sempat terlibat dengan dirinya.

Terlepas dari itu, saat meninggal dunia di usia 66 tahun pada 2019 lalu, dalam berkas kasus pidana yang menjerat Epstein, dirinya diperkirakan memiliki kekayaan bersih hingga US$ 560 juta atau Rp 9,39 triliun (kurs Rp 16.770/dolar AS).

Utamanya berasal dari kepemilikan properti mewah di berbagai tempat.

Sebut saja rumah mewah milik Epstein di Upper East Side Manhattan yang bernilai lebih dari US$ 50 juta; sebuah rumah besar di Palm Beach-Florida yang bernilai sekitar US$ 12 juta; peternakan di New Mexico yang bernilai lebih dari US$ 17 juta; dan apartemen di Paris yang diperkirakan bernilai US$ 8,6 juta.

Belum cukup, dirinya juga tercatat memiliki dua pulau pribadinya di Karibia yang diberi nama Great St. James dan Little St. James dengan nilai keseluruhan Us$ 86 juta pada 2019 lalu. Epstein juga diketahui memiliki jet pribadi. Namun dari mana semua kekayaannya ini berasal?

Melansir CBS News, Selasa (3/2/2026), pada awalnya Epstein merupakan seorang guru matematika yang mengajar di The Dalton School pada 1974 hingga 1976.

Di mana seorang administrator mengatakan kepada New York Times bahwa ia memecat Epstein karena kinerja yang buruk.

Namun dalam kurun waktu itu, Epstein sempat menjadi tutor bagi putra CEO Bear Stearns, Alan Greenberg.

Berkat itu dirinya dengan cepat mendapatkan posisi strategis di bank investasi itu. Ia bekerja di sana sampai bank itu bangkrut pada 2008 lalu.

Setelah itu, Epstein kemudian menjadi manajer keuangan bagi para miliarder termasuk Les Wexner, pendiri dan CEO L Brands; serta klien terbesarnya yang lain adalah Ketua Apollo Global Management, Leon Black.

Menurut Komite Keuangan Senat, Black membayar Epstein sebesar US$ 158 juta atau Rp 2,64 untuk jasa perencanaan pajak dan warisan.

Selama bekerja sebagai manajer keuangan inilah Epstein berhasil mengumpulkan banyak pundi-pundi keuangan.

Meski dalam sebuah email kepada karyawan pada saat itu, Wexner mengatakan bahwa ia menyesal pernah berhubungan dengan Epstein.

“Ketika Tuan Epstein menjadi manajer keuangan pribadi saya, dia terlibat dalam banyak aspek kehidupan keuangan saya. Tetapi izinkan saya meyakinkan Anda bahwa saya TIDAK PERNAH mengetahui aktivitas ilegal yang didakwa dalam surat dakwaan,” bunyi email tersebut.

Sumber: Detik

Artikel terkait lainnya