Penjelasan KPK Terkait Status ‘Gift’ TikTok yang Diterima Anak Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

DEMOCRAZY.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka suara merespons momen Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang khawatir terjerat gratifikasi saat putranya menerima banyak gift (saweran) bernilai jutaan rupiah dalam siaran langsung (live) di TikTok.

KPK mengapresiasi kehati-hatian Menkeu dan menyinggung kembali prinsip anti-benturan kepentingan ala mantan Kapolri Jenderal Hoegeng.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menilai sikap waspada yang ditunjukkan oleh Menkeu Purbaya adalah hal yang patut diapresiasi, meskipun gift tersebut ditujukan kepada sang anak.

“Pertama, kami tentunya menyampaikan apresiasi kepada Pak Menteri, yang aware dan berhati-hati dengan potensi gratifikasi. Jika kita melihat tayangannya, saweran atau pemberian tersebut untuk anaknya, dan tidak terkait dengan pelaksanaan tugas ataupun jabatannya sebagai Penyelenggara Negara,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).

Meski demikian, Budi mengimbau agar pihak menkeu tidak ragu untuk melakukan konsultasi atau pelaporan jika masih merasa bimbang dengan penerimaan tersebut.

Ia menekankan bahwa proses pelaporan gratifikasi saat ini sangat mudah.

“Jika ragu, dapat juga dikonsultasikan ataupun dilaporkan. Terlebih pelaporan gratifikasi itu sangat mudah, bisa online melalui situs gol.kpk.go.id, melalui Unit Pengelola Gratifikasi (UPG) yang ada di Kemenkeu, atau bisa dengan lapor langsung ke KPK,” ujar Budi.

Lebih lanjut, Budi menyoroti kepanikan anak menkeu yang kebingungan dan berniat mematikan fitur gift agar tidak membebani ayahnya dengan isu gratifikasi.

Menurut Budi, momen tersebut mengingatkan pada nilai integritas dari tokoh bangsa, Jenderal Hoegeng Iman Santoso.

“Yang menarik juga, soal matikan fitur gift ini kita jadi diingatkan pada cerita Jenderal Hoegeng yang menutup toko bunga istrinya. Hal itu dilakukan karena orang yang membeli bunga bisa jadi karena melihat jabatan suaminya, sehingga bisa timbul benturan kepentingan,” kata Budi.

Anak Purbaya Dapat Banyak Saweran

Sebelumnya, momen Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjadi perbincangan usai melakukan live TikTok santai bersama putranya, Yuda Purboyo Sunu, pada Rabu (25/2/2026).

Dalam siaran yang penontonnya sempat menembus angka 50.000 orang tersebut, akun milik Yuda dibanjiri berbagai gift, termasuk gift ikan paus.

“Nyawer paus, Rp1 juta lebih. Paus lagi, makasih,” ucap Yuda antusias saat membaca notifikasi yang masuk.

Mendengar nominal saweran tersebut, Purbaya yang berada di sampingnya langsung merespons serius.

Ia memastikan bahwa saweran itu masuk ke akun anaknya, bukan dirinya.

“Ke lu kan, bukan ke gue? Wah jangan banyak-banyak, takut gratifikasi. Yang bener lu gratifikasi enggak tuh?” tanya Purbaya mengingatkan.

Merespons kekhawatiran sang ayah, Yuda mengaku sempat ingin menghentikan saweran dari warganet, namun tidak mengetahui teknis pada aplikasi tersebut.

“Bingung matiin gift, takut gratifikasi. Maaf guys, lupa matiin gift,” tutur Yuda.

Siaran tersebut akhirnya ditutup oleh Yuda tak lama setelah Menkeu Purbaya memutuskan untuk meninggalkan live lebih awal.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya