VIRAL! Perempuan Mengaku Tahu Kondisi Israel Telah ‘Hancur Lebur’ Tak Seperti Yang Diberitakan

DEMOCRAZY.ID – Media sosial kembali diguncang oleh sebuah unggahan yang memicu perdebatan luas di kalangan netizen Indonesia.

Sebuah narasi mengejutkan muncul dari seorang perempuan yang mengklaim memiliki informasi valid mengenai situasi di dalam Israel yang disebut-sebut telah mengalami kehancuran hebat.

Informasi ini menjadi viral setelah dibagikan ulang oleh tokoh agama terkemuka, memberikan dimensi baru pada narasi konflik yang selama ini beredar di media internasional.

Kabar ini pertama kali mencuat saat seorang Ulama Nusantara bernama Luthfi Bashori asal Singosari Malang mengunggah komentar netizen yang memberikan kesaksian tentang kehancuran Israel.

Melalui platform digital, sang ulama membagikan tangkapan layar yang berisi pengakuan emosional tersebut kepada para pengikutnya.

Dalam unggahan tersebut, dia menyematkan keterangan singkat namun padat yang menarik perhatian ribuan pasang mata.

“Kondisi hancurnya Israel menurut netizen,” tulisnya sebagai caption postingan di akunnya luthfibashori_malang pada Senin, 9 Maret 2026.

Kesaksian utama datang dari seorang pengguna media sosial bernama Ndha, yang mengaku mendapatkan informasi langsung dari atasannya yang berkebangsaan Inggris.

Menurut Ndha, situasi di lapangan jauh lebih mencekam daripada yang terlihat di layar kaca.

“Boss saya orang inggris sekarang lagi terjebak di tel Aviv..dia mengatakan langsung pada saya,sekarang tel Aviv sudah hancur benar-benar hancur,” tulisnya.

Pengakuan ini sontak mengejutkan publik, mengingat Tel Aviv sering kali digambarkan sebagai kota yang terlindungi dengan ketat.

Lebih lanjut, perempuan tersebut membeberkan bahwa sistem pertahanan udara kebanggaan Israel sudah tidak lagi mampu membendung serangan yang masuk.

Dalam pesannya, dia menyebutkan, “Iron dome sudah tidak berfungsi,Iran menyerang sesuka hati mereka.”

Narasi ini menunjukkan adanya kegagalan teknis besar yang selama ini tidak terendus oleh publik global.

Selain itu, dia menjelaskan alasan mengapa bukti-bukti visual mengenai kehancuran tersebut sulit keluar ke dunia luar.

“Dia sangat ingin mengirimkan vidio pada saya, tapi pemerintah Israel akan langsung menghukum siapa pun yang menyebarkan kerusakan di Israel 5 tahun tanpa sidang,” ungkapnya mengenai ketatnya sensor informasi di sana.

Aspek kemanusiaan juga menjadi sorotan dalam pengakuannya yang memilukan.

Ndha menceritakan diskriminasi yang dialami atasannya dalam upaya mencari perlindungan.

“Ya Allah.. selamatkan boss saya..dia orang baik..dan saya menangis mendengar dia tidak di perbolehkan masuk banker hanya karna dia seorang kristiani ..ya allah,” tulisnya.

Dia juga menambahkan informasi bahwa tempat perlindungan yang ada pun kini sudah tidak lagi menjamin keselamatan.

“Tapi dia juga cerita, banker sekarang juga tidak aman lagi, sudah banyak korban di temukan dalam banker, banker tidak seaman yg di gemborkan Israel,” bebernya.

Di akhir pesannya, dia menyampaikan sebuah permohonan tulus untuk mengakhiri kekerasan yang terjadi.

“Sudahi perang ini. Saya mohon,” harapnya.

Hanya saja tak diketahui apakah cerita netizen itu benar atau tidak.

Namun yang jelas cerita itu diunggah oleh akun seorang ulama besar yang punya puluhan ribu pengikut.

Sumber: Suara

Artikel terkait lainnya