DEMOCRAZY.ID – Dalam merespons dinamika konflik internasional yang terus berkembang, banyak umat Islam bertanya-tanya mengenai sikap yang seharusnya diambil.
Terkait hal ini, ulama asal Arab Saudi, Sheikh Assim Al Hakeem, memberikan penjelasan yang menekankan pentingnya kebijaksanaan dan prinsip dalam menentukan keberpihakan.
Menurut beliau, konflik global tidak boleh dipandang layaknya sebuah pertandingan yang disambut dengan sorak-sorai, fanatisme buta, atau aksi demonstrasi yang justru berujung pada kerusuhan.
Situasi peperangan dan ketegangan politik adalah persoalan serius yang menyangkut nyawa manusia, stabilitas negara, serta masa depan umat.
Oleh karena itu, respons seorang Muslim seharusnya dilandasi ilmu, ketenangan, dan pertimbangan syariat, bukan sekadar dorongan emosi.
Sheikh Assim menjelaskan bahwa dalam menghadapi konflik yang melibatkan negara atau kelompok Muslim dengan pihak luar, prinsip solidaritas tetap memiliki tempat penting.
Meskipun di antara sesama Muslim terdapat perbedaan pandangan, mazhab, atau kebijakan politik, perselisihan internal tersebut tidak seharusnya mengaburkan sikap ketika berhadapan dengan pihak luar yang secara terang-terangan melakukan penindasan atau pelanggaran kemanusiaan.
Namun demikian, beliau juga mengingatkan bahwa dukungan tidak berarti membenarkan setiap tindakan tanpa kritik. Sikap proporsional tetap diperlukan.
Seorang Muslim dituntut untuk membedakan antara mendukung sesama dalam menghadapi kezaliman dan menyetujui seluruh kebijakan politik atau strategi yang diambil suatu pihak. Keadilan tetap menjadi nilai utama dalam Islam.
Lebih jauh, Sheikh Assim menekankan pentingnya doa, introspeksi, dan perbaikan diri sebagai bentuk kontribusi nyata.
Umat tidak seharusnya terjebak dalam provokasi yang memecah belah atau menyebarkan kebencian yang tidak terkontrol.
Sebaliknya, menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan tetap berpegang pada prinsip keadilan adalah sikap yang lebih bijak.
Pada akhirnya, pertanyaan “mendukung atau tidak” tidak sesederhana memilih kubu.
Yang lebih utama adalah memastikan bahwa setiap sikap yang diambil selaras dengan nilai-nilai Islam: menolak kezaliman, menjaga persaudaraan, dan tetap berlaku adil dalam segala keadaan.
[VIDEO]