DEMOCRAZY.ID – dr. Tifauzia Tyassuma mengecam Faisal Assegaf yang mencurigai dirinya menerima dana dalam kasus ijazah Joko Widodo (Jokowi).
Ia menyebut itu sungguh keji dan mempertimbangkan untuk melaporkannya.
“Tudingan Faisal Assegaf sungguh keji dan saya pertimbangkan untuk melaporkan pencemaran nama baik,” kata Dokter Tifa dalam pernyataannya yang diunggah di X.
Menurutnya, tiga hari lalu dia mencermati adanya pernyataan dari Faisal Assegaf bahwa rekeningnya bersama Roy Suryo, dan Rismon Sianipar harus diperiksa karena menerima sejumlah uang.
“Dan menyebut bahwa perjuangan saya terkait kajian ilmiah perilaku kebohongan mantan Presiden Jokowi dibiayai atau diarahkan oleh pihak tertentu,” katanya.
“Dengan tenang dan penuh tanggung jawab moral saya nyatakan: klaim tersebut tidak benar! Tidak ada satu rupiah pun dana dari siapa pun yang saya terima untuk penelitian, sikap, maupun langkah saya,” lanjutnya.
Ia menegaskan, dirinya memegang prinsip bahwa akademisi memiliki kewajiban moral untuk mencari dan menyampaikan kebenaran, bukan menjalankan agenda siapa pun.
“Kepada Allah saya berserah diri, menyerahkan langkah, risiko, dan konsekuensi atas apa yang saya jalankan,” ujarnya.
Menurutnya, penelitiannya berangkat dari disiplin ilmu yang yang ditekuninya yakni epidemiologi, Ilmu Perilaku dan Neurosains, yang menjadi Ilmu pengetahuan baru bernama Neuropolitika.
“Kajian saya bukan berbasis kepentingan politik, kelompok, apalagi dengan pembiayaan eksternal, melainkan berbasis metode ilmiah, literatur, analisis data, dan komitmen akademik,” jelasnya.
Bagi dia, kebenaran intelektual tidak dapat dibeli, dinegosiasikan, atau dititipkan.
“Kebenaran harus ditemukan dengan kerja, diuji dengan data, dan dipertanggungjawabkan dengan integritas, bukan didikte oleh kekuasaan atau narasi,” katanya.
Dokter Tifa mengaku menghormati hak siapa pun untuk memiliki pandangan atau interpretasi.
“Tetapi saya berharap pernyataan publik tentang saya atau perjuangan yang saya jalankan, dilakukan dengan tanggung jawab etis, faktual, dan tidak mendistorsi realitas,” tegasnya.
“Sejak awal saya memilih jalan ini bukan untuk mencari posisi, sensasi, atau dukungan materi, tetapi untuk mengingatkan bahwa bangsa ini hanya akan tumbuh kuat jika kejujuran, bukti, dan akal sehat ditempatkan di atas kepentingan pribadi atau kekuasaan. Dengan keyakinan itu saya berjalan, dan insyaAllah akan tetap saya jalani dengan tenang, terhormat, dan konsisten,” lanjutnya.
PERNYATAAN PERS dr. TIFA
“Tudingan Faisal Assegaf sungguh keji dan saya pertimbangkan untuk melaporkan pencemaran nama baik”
Bismillahirrahmanirrahiim.
Atas nama Allah saya bersumpah1.
Tiga hari lalu saya mencermati adanya pernyataan dari Faisal Assegaf bahwa “rekening… pic.twitter.com/Hk9YyJyeGz— Dokter Tifa (@DokterTifa) November 28, 2025
Sumber: Herald