DEMOCRAZY.ID – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mulai mendistribusikan truk Mitsubishi Fuso untuk kebutuhan proyek besar Koperasi Merah Putih yang digarap Agrinas Pangan Nusantara.
Perusahaan mengungkap tahap awal pengiriman ini berdampak pada pengiriman ke konsumen retail.
Sales & Marketing Director KTB Aji Jaya menyebut hal itu disebabkan perusahaan mengalami lonjakan permintaan dalam jumlah besar yang harus dipenuhi dalam waktu bersamaan.
Jumlah pesanan Agrinas terhadap Fuso diketahui mencapai lebih dari 20 ribu unit atas produk kendaraan niaga Canter.
“Dan itu seperti disampaikan dalam berita beberapa waktu lalu oleh pihak Agrinas, 20.600 unit sampai dengan bulan Desember 2026,” kata Aji ditemui di Jakarta, Rabu (8/4).
Ternyata setelah puluhan ribu motor untuk MBG yang mengejutkan , ada lagi yg lebih dari itu , pemerintah membeli 20.600 Truk untuk Kopdes Merah Putih.
Uang rakyat di hambur hamburkan seperti ini , sangat menyedihkan .
Bukannya untuk mensejahterakan rakyat, malah untuk beli… https://t.co/isbyzpHHAD pic.twitter.com/vbIht7blaK
Baca Juga— liaa (@liaasister) April 9, 2026
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Fuso mengandalkan produksi dalam negeri di fasilitas mereka di Cakung, Jakarta Timur.
Namun akibat tingginya permintaan proyek, itu membuat perusahaan harus mengatur ulang prioritas produksi sehingga sebagian konsumen retail sempat mengalami keterlambatan pengiriman unit.
“Dan karena tadi jumlahnya cukup besar, pada awalnya kami harus berusaha mengatur sedemikian rupa supaya bisa antara pemenuhan proyek dengan pemenuhan kepada konsumen retail kami atau general market kami,” ucapnya.
“Ya, awalnya harus ada konsumen yang menunggu karena kami punya komitmen fokus memenuhi proyek yang besar. Tapi perlahan-lahan, secara gradual, kami mulai kembali normal produksi untuk bisa menyuplai proyek yang sudah kami komitmenkan dan juga memenuhi kebutuhan pasar umum, baik retail maupun di fleet konsumen,” lanjut Aji.
Kata Aji per April 2026 masa tunggu pengiriman unit baik untuk proyek Agrinas maupun retail telah kembali normal.
PROGRAM KOPDES BELUM JELAS, FASILITAS BERUPA KENDARAAN TRUK MOTOR TOSSA SUDAH DIBAGIKAN.
Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan distribusi kendaraan Tossa dan truk untuk Koperasi Desa Merah Putih di Desa Godog, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Dalam… pic.twitter.com/wLDE0GrvXWBaca Juga— 𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ (@NenkMonica) March 18, 2026
“Pada tahap awal memang ada beberapa konsumen yang harus menunggu karena kami coba memutuskan memenuhi komitmen dengan proyek pemerintahan. Nah April ini sudah kembali normal. Artinya kita bisa memenuhi proyek sesuai dengan komitmen kami dan juga bisa memenuhi kebutuhan pasar umum,” ucap dia.
Dari sisi distribusi keseluruhan, pengiriman unit untuk Agrinas telah berjalan. Lantas hingga Maret 2026, ribuan unit sudah disalurkan melalui jaringan dealer.
“Jadi kami, KTB, punya tanggung jawab untuk menyuplai unit-unit ke dealer kami. Dan itu sudah kami laksanakan sampai dengan Maret itu KTB ke dealer ada sebesar 2.600 unit. Dan ini masih berlanjut terus sampai Desember,” ungkapnya.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota mengungkap total pengadaan kendaraan operasional untuk Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mencapai 160 ribu unit dengan anggaran sekitar Rp200 triliun yang mayoritas berasal dari impor berbagai negara.
Bila diuraikan, kendaraan tersebut berasal dari berbagai negara, termasuk Jepang, China, dan India.
Dari Jepang, terdapat 13.600 unit dari Mitsubishi, 10 ribu unit dari Hino, serta 900 unit dari Isuzu.
Sementara dari China terdapat sekitar 13 ribu unit merek Foton, dan sisanya berasal dari India.
Sumber: CNN