DEMOCRAZY.ID – Misteri kasus dua kerangka manusia yang ditemukan sudah gosong di Kantor Administrasi Lantai 2 Gedung ACC Kwitang bakal segera dirilis oleh Polda Metro Jaya.
Nantinya, kepolisian mengaku akan menghadirkan sejumlah pihak termasuk keluarga dan lembaga KontraS yang diketahui sempat mengungkap adanya orang hilang pasca demonstrasi akhir Agustus 2025 lalu yang hingga kini belum ditemukan.
Dua orang yang dinyatakan hilang versi KontraS bernama M Farhan Hamid dan Reno Syahputeradewo.
Keduanya dilaporkan sempat berada di lokasi bentrokan di Markas Brimob Kwitang, Jakarta Pusat pada 30 dan 31 Agustus lalu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan jika rilis terkait temuan dua kerangka manusia di Gedung ACC itu akan diumumkan pada Jumat (7/11/2025) pekan ini.
“Kami rencana akan merilis, dimungkinkan di hari Jumat, terkait tentang penemuan dua kerangka manusia,” ujarnya dikutip dari Antara, Rabu (5/11/2025).
Dia menjelaskan hasil pemeriksaan terkait DNA tersebut baru keluar sehingga baru dapat dirilis pada Jumat.
“Selain itu, kita juga akan menghadirkan beberapa pihak, di dalam hal ini, dari PT ACC yang menemukan pertama, penyidik dari Polres Jakarta Pusat dan Ditreskrimum, termasuk nanti akan menghadirkan pihak keluarga, termasuk KontraS yang pernah melaporkan orang hilang,” ujar Budi.
Dia mengatakan pihaknya juga akan mendengarkan langsung terkait penjelasan dari dokter forensik Rumah Sakit Polri terhadap hasil dari pemeriksaan DNA tulang dan gigi dari temuan tersebut.
Untuk diketahui, Polda Metro Jaya mengambilalih penanganan kasus temuan dua kerangka manusia dalam kondisi hangus terbakar dan tidak dapat dikenali di Kantor Administrasi Lantai 2 Gedung ACC Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/10).
“Iya, betul, ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (4/11).
Namun, dia belum dapat menjelaskan hasil pemeriksaan DNA kedua kerangka manusia tersebut.
“Untuk hasil, belum keluar, kemungkinan besok paling cepat keluar, dan nanti akan kami sampaikan setelah hasilnya keluar,” tutur Budi.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Pusat menyelidiki temuan dua kerangka manusia dalam kondisi hangus terbakar dan tidak dapat dikenali tersebut.
“Kami terima laporan pada Kamis (30/10) dari tim teknis gedung yang tengah mengecek konstruksi dalam rangka renovasi karena kondisi gedung sudah terbakar habis,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Jumat (31/10).
Sumber: Suara