DEMOCRAZY.ID – Ketok palu hakim atas nasib pernikahan Atalia Praratya dan Ridwan Kamil tinggal menunggu hari.
Masa depan rumah tangga yang telah berjalan selama hampir tiga dekade tersebut bakal diputuskan secara resmi oleh Pengadilan Agama (PA) Kota Bandung pada Rabu (7/1/2026).
Setelah melewati rangkaian persidangan sejak pertengahan Desember 2025 lalu, status baru bagi keduanya akan ditetapkan melalui pembacaan amar putusan.
Debi Agusfriansa selaku kuasa hukum Atalia Praratya memastikan kliennya tetap konsisten untuk mengakhiri ikatan pernikahan.
“Tidak ada perubahan,” tuturnya.
Prosedur pembacaan putusan pekan depan rencananya akan dilangsungkan melalui mekanisme e-court.
Hal ini membuat pihak penggugat maupun tergugat tidak diwajibkan datang ke kantor pengadilan secara tatap muka.
“Putusan melalui e-court. Jadi tidak hadir secara fisik ke pengadilan. Tapi sidang putusan melalui e-court masing-masing kuasa hukum,” kata Debi.
Setelah putusan itu dibacakan secara digital, maka secara hukum berakhir pula perjalanan pernikahan panjang mereka yang selama ini dikenal sangat harmonis.
Meskipun langkah hukum sudah mencapai puncaknya, dinamika komunikasi antara orang tua Camillia Laetitia Azzahra ini justru tetap terjaga.
Kuasa hukum Ridwan Kamil, Wenda Aluwi, membocorkan bahwa tidak ada aksi saling tutup akses komunikasi antara kliennya dengan Atalia.
Sebaliknya, melalui aplikasi WhatsApp, keduanya masih sangat aktif berinteraksi untuk mengurus berbagai keperluan.
Dalam keterangannya di YouTube Reyben Entertainment, Wenda menguraikan bahwa percakapan terakhir mereka bahkan menyentuh hal-hal teknis yang bersifat sangat domestik.
Mulai dari pemenuhan hak anak hingga koordinasi mengenai barang-barang di kediaman mereka.
“Pagi tadi pun mereka masih saling bertukar pesan singkat. Komunikasi tetap berjalan untuk urusan anak dan rumah,” kata Wenda.
“Contohnya bertanya soal letak barang, ‘dulu kamu meletakkan barang ini di mana ya?’,” sambungnya.
Sementara itu, di tengah jalannya proses hukum, Ridwan Kamil memilih menggunakan media sosial pribadinya untuk menyampaikan isi hati.
Sosok yang akrab disapa Kang Emil ini menuliskan kalimat terbuka yang berisi permohonan maaf atas situasi yang terjadi.
Ia merefleksikan diri atas perjalanannya mendampingi Atalia selama 29 tahun terakhir.
Ia menegaskan bahwa perpisahan ini merupakan pilihan Atalia yang patut ia hormati demi kebahagiaan sang istri di masa mendatang.
“Saya menyadari banyak melakukan kesalahan selama puluhan tahun pernikahan ini. Perpisahan merupakan hak beliau (Atalia) untuk bisa hidup lebih bahagia tanpa saya,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Sumber: Tribun