DEMOCRAZY.ID – Presiden Prabowo Subianto menekankan komitmennya dalam menghilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Menurutnya, menghilangkan kemiskinan ekstrem merupakan salah satu cita-citanya sebelum mengakhiri masa pemerintahannya pada 2029.
“Cita-cita saya, di akhir masa jabatan saya tahun 2029 bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem desil 1 dan 2, bisa kita ubah nasibnya. Kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia,” ujar Prabowo dalam pidato Peresmian 166 Sekolah Rakyat dipantau dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/1/2026).
Kepala Negara turut menyampaikan bahwa pemerintahannya telah mencapai sejumlah target dalam kurun waktu satu tahun lebih.
Menurutnya, penyampaian capaian pemerintahannya itu merupakan bentuk kebanggaan terhadap prestasi yang diukir Indonesia.
“Kita harus bangga dengan bukti, tidak boleh kita tidak mengerti keberhasilan. Kita tidak boleh menjadi bangsa yang rendah diri, rendah hati boleh, jangan rendah diri, jangan inferior,” tegas Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan bahwa 500 Sekolah Rakyat (SR) ditargetkan terbangun hingga 2029.
Setiap Sekolah Rakyat dapat menampung 1.000 siswa. Di mana, target pada akhir 2026 mencapai 30.000 murid.
Prabowo menyebut, Sekolah Rakyat tetap ditujukan untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Dengan begitu, Prabowo yakin kemiskinan ekstrem di Indonesia dapat dihilangkan melalui program Sekolah Rakyat.
“Sasaran kami adalah setiap Sekolah Rakyat itu 1.000 murid, berarti sasarannya nanti 500.000 murid, cita-cita di akhir masa jabatan saya tahun 2029,” ujar Prabowo.
Lihat postingan ini di Instagram
Sumber: Kompas