Singgung Jokowi, Rocky Gerung Ungkap Prabowo Bisa Cegah Ramalan Kerusuhan Februari 2026 Lewat Cara Ini!

DEMOCRAZY.ID – Pengamat politik Rocky Gerung memprediksi potensi terjadinya kerusuhan sosial pada Februari 2026 jika Presiden Prabowo Subianto tidak segera melakukan perubahan besar atau radical break dalam pemerintahannya.

Menurut Rocky, ketidakpuasan publik yang masih tinggi, terutama terkait kondisi ekonomi dan arah kepemimpinan nasional, berpotensi memicu ledakan kemarahan masyarakat apabila tidak direspons dengan langkah yang mendasar dan otentik dari Presiden.

Radical break merupakan istilah yang kerap diucapkan Rocky untuk menggambarkan perubahan besar dalam arah dan komposisi kekuasaan.

Sebelumnya, Rocky pernah meramal akan terjadi radical break, yang dimaknai sebagai reshuffle atau perombakan kabinet setelah 17 Agustus 2025.

Ramalan tersebut disampaikannya dalam acara Rakyat Bersuara di iNews pada awal Agustus 2025.

Prediksi mantan dosen filsafat Universitas Indonesia itu kemudian terbukti.

Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan kabinet pada awal dan pertengahan September 2025.

Meski demikian, Rocky menilai perombakan tersebut belum mencapai level radical break sebagaimana yang ia maksud.

Menurut Rocky, makna radical break adalah langkah Presiden Prabowo untuk mengganti seluruh menteri yang masih terafiliasi dengan rezim mantan Presiden RI Joko Widodo.

Prediksi Kerusuhan

Kini, Rocky menilai Presiden Prabowo harus benar-benar melakukan radical break.

Pasalnya, pemerintahan Prabowo telah memasuki tahun kedua, sementara tingkat kepuasan masyarakat dinilai masih rendah.

Rocky meminta Presiden Prabowo menunjukkan sikap tegas guna membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Kita evaluasi bahwa satu tahun pemberitaan Presiden Prabowo itu juga banyak kritik, dan kita menginginkan ada semacam sesuatu langkah otentik dari Presiden. Karena tetap orang menganggap Presiden masih terkait dengan janji atau transaksi di masa lalu.”

“Jadi ini akhir tahun akhir juga semacam keraguan dari Presiden untuk menghasilkan Indonesia yang otentik. Indonesia yang tahun depan harusnya mulai bisa dibaca arah Presiden Prabowo empat tahun ke depan. Karena dua tahun lagi itu artinya sudah masuk tahun politik,” kata Rocky saat berbicara di kanal YouTube @RockyGerungOfficial_2024, tayang perdana Rabu (31/12/2025).

Perubahan yang diharapkan Rocky harus bersifat mendasar.

Jika Presiden Prabowo gagal menunjukkan perubahan yang mampu menyejahterakan rakyat, kondisi tersebut dinilai dapat menjadi pemicu terjadinya kerusuhan.

Rocky bahkan menyebut tenggat waktu yang tidak panjang.

Ia meramal potensi kerusuhan akan terjadi pada Februari 2026.

“Kalau itu gagal, maka hitungan saya Februari akan terjadi lagi social unrest dan itu artinya akan ada crossfire antara frustrasi di kalangan elit dan piring kosong masyarakat sipil atau piring kosong emak-emak terutama. Jadi kesulitan ekonomi akan mendikte perubahan politik.”

“Demikian juga keresahan-keresahan yang diakibatkan oleh ketiadaan harapan bahwa oligarki akan dikendalikan itu akan menghasilkan protes dari kalangan netizen,” jelas Rocky.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya