Sejumlah Organisasi Mahasiswa dan Pemuda Kecam Prabowo-Gibran Jadi ‘Boneka’ Zionis Israel dan Imprealis AS!

DEMOCRAZY.ID – Sejumlah organisasi kemahasiswaan dan pemuda mengecam serangan Israel-Amerika Serikat ke negara berdaulat Iran sebagai imperialisme keji.

Secara khusus, gerakan mahasiswa dan pemuda Indonesia menyesalkan sikap Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibrab Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) sebagai boneka dan anetek-antek zionis Israel dan Imprealis Amerika Serikat (AS).

Setidaknya ada 7 organisasi kemahasiswaan yang menyatakan sikap kecaman tersebut dalam sebuah aksi damai di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Ketujuh organ kemahasiswaan dan aktivis itu adalah: Front Mahasiswa Nasional, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DKI Jakarta, Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) Jakarta Selatan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Pusat – Jakarta Utara, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Jakarta Pusat, Pemuda Baru Kapuk (PBK), serta Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA).

Dalam pernyataan sikap ini, kalangan mahasiswa dan pemuda menyebut rezim Prabowo-Gibran telah secara terang-terangan menunjukkan watak sesungguhnya sebagai boneka imperialis AS.

“Pemerintahan Prabowo-Gibran tanpa ditodong rudal balistik, tapi dengan sigap tunduk dan taat pada tuntutan Presiden AS Donald Trump sejak ditetapkannya tarif impor AS dan negosiasi-negosiasi selanjutnya,” demikian dinyatakan para mahasiswa dalam keterangannya kepada Insan Pers di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

“Tindakan menjijikkan Prabowo-Gibran berpuncak pada penandatanganan Agreement on Reciprocal Trade (ART) dan keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace dan ISF. Semuanya berbanding terbalik dengan omon-omon kedaulatan bangsa dan cecaran antek asing tehadap gerakan rakyat,” lanjutnya.

ART sendiri adalah konsensi dagang di mana Indonesia menerima kewajiban untuk mengimpor komoditas AS, menjadi sasaran ekspor dan penanaman modal, pembukaan akses untuk penjarahan sumber daya berharga.

Selanjutnya, keterlibatan Indonesia dalam BoP dan ISF berarti Indonesia terlibat dalam normalisasi penindasan dan penyingkiran rakyat Palestina oleh entitas Zionis.

Semua ini dilakukan rezim fasis Prabowo-Gibran (Rezim PG) di tengah rakyat yang ditindas.

Hak demokrasi rakyat digerus, aktivis dan rakyat kritis diburu dan dikriminalisasi, perampasan tanah dan ruang hidup akibat monopoli tanah, pemangkasan anggaran rakyat dan layanan sosial untuk MBG dan PSN-PSN, serta upah sangat murah bagi buruh dan guru.

“Terang bahwa tindakan rezim fasis dan boneka AS Prabowo-Gibran sangatlah menjijikkan, memalukan, dan menghina rakyat Indonesia, konstitusi, dan warisan Revolusi Demokratis 1945 yang anti-imperialis,” tandas para mahasiswa dan pemeda.

Berikut Pernyataan Sikap Mahasiswa dan Aktivis Pemuda

1. Mengecam, menolak, dan hentikan tindakan agresi, penjarahan, dan perang pimpinan imperialis AS bersama entitas Zionis terhadap negeri-negeri berdaulat, perjuangan rakyat di negeri jajahan dan setengah jajahan seperti Iran, Venezuela, Palestina, Kurdistan, Cuba, Burkina-Faso, Ghana, Filipina, dan India!

2. Menolak keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace dan ISF yang hanyalah skema Imperialis AS-Zionis menindas hak kedaulatan rakyat Palestina!

3. Menolak konsesi dagang Agreement of Reciprocal Trade yang menundukkan kepentingan rakyat dibawah kepentingan imperialis AS!

4. Menolak segala bentuk kerjasama ekonomi, militer, budaya, dan politik langsung maupun tidak langsung antara Indonesia dengan Zionis Israel. Usir PT Ormat dari Maluku Utara, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Jawa Barat, dan Jawa Timur!

5. Usir Freeport dari tanah Papua!

6. Wujudkan reforma agraria sejati dan pembangunan industri nasional untuk kedaulatan rakyat Indonesia dari dominasi imperialisme dan feodalisme!

7. Bangun persatuan rakyat anti-imperialis, anti-feodal, dan anti-fasis!

8. Satukan perjuangan demokratik dan nasional rakyat Indonesia dengan perjuangan rakyat tertindas dunia dalam semangat solidaritas internasional!

Imperialisme Hancurkan!
Panjang umur solidaritas internasional!

Artikel terkait lainnya