Saiful Mujani: Program Prabowo “Semua Gentong Babi”, Jadi Alat Mobilisasi Pemilih 2029!

DEMOCRAZY.ID – Guru Besar UIN Jakarta Saiful Mujani melontarkan kritik keras terhadap sejumlah program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pernyataannya, Saiful Mujani menyebut berbagai program seperti makan bergizi gratis (MBG), koperasi desa, sekolah rakyat, hingga kebijakan perluasan wilayah teritorial TNI sebagai bentuk “politik gentong babi”.

Ia menilai program-program tersebut bukan semata kebijakan publik, melainkan strategi politik untuk memobilisasi dukungan menjelang Pemilu 2029.

“Bagi saya, program unggulan Presiden Prabowo adalah gentong babi semua,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Menurut Mujani, praktik yang ia sebut sebagai “gentong babi” ini merujuk pada pola distribusi sumber daya negara untuk kepentingan elektoral, bukan kepentingan publik jangka panjang.

Istilah ini sendiri dikenal luas dalam studi politik sebagai “pork barrel politics”, yakni penggunaan anggaran negara untuk menarik simpati pemilih.

Ia juga mengaitkan fenomena ini dengan kritik yang sebelumnya muncul dalam film dokumenter Dirty Vote, yang menyoroti dugaan penyalahgunaan kebijakan negara dalam kontestasi politik.

Lebih jauh, Mujani mengingatkan bahwa jika praktik semacam ini terus berlangsung, maka kualitas demokrasi Indonesia berpotensi mengalami kemunduran.

“Pemilu nanti bisa menjadi pemilu otokratik, bukan pemilu demokratik,” tegasnya.

Ia pun menyerukan agar praktik politik gentong babi dihentikan demi menjaga integritas demokrasi dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan menjelang kontestasi politik mendatang.

Sumber: JakartaSatu

Artikel terkait lainnya