Rustam Effendi: 500 Ribu Triliun Ijazah Jokowi Palsu !!!

DEMOCRAZY.ID – Aktivis 98 yang menjadi salah satu dari delapan tersangka ijazah Jokowi, Rustam Effendi menegaskan ijazah Jokowi palsu.

“500 Ribu Triliun Ijazah Jokowi Palsu !!!” tandas Rustam Effendi dalam pernyataan yang videonya beredar di media sosial.

Rustam Effendi sebelumnya di acara RAKYAT BERSUARA iNewsTV juga menegaskan foto yang ada di ijazah Jokowi adalah bukan Jokowi tapi Dumatno.

[VIDEO]

Rustam Effendi Sebut Foto Pria di Ijazah Jokowi Bernama Dumatno, Sang Anak Ungkap Faktanya!

HEBOH!! Pengakuan Anak Dumatno Foto di Ijazah Jokowi Itu Ayah Saya

Salah satu tersangka kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, Rustam Effendi, mengeluarkan pernyataan mengejutkan terkait ijazah Jokowi yang dinilainya palsu.

Ia menyebut bahwa foto yang tercantum dalam ijazah Jokowi bukan lah wajah sang presiden.

Foto pria di ijazah itu milik seseorang bernama Dumatno Budi Utomo.

Rustam mengklaim mendapatkan informasi tersebut dari keponakannya yang menerima foto anak Dumatno dan menunjukkan kemiripan dengan foto di ijazah yang dipersoalkan publik.

“Jadi hasil dari analisis Mas Roy, dokter Tifa dan Bang Rismon, agak unik buat saya, justru dengan mentersangkakan saya nih, saya malah berterima kasih. Artinya Jokowi akan dihadirkan di pengadilan, rakyat akan melihat, Jokowi akan dipertanyakan dengan foto yang ada di situ (ijazah),” katanya seperti dikutip dari YouTube Rakyat Bersuara yang tayang pada Selasa (12/11/2025).

Rustam menceritakan bahwa keponakannya berteman dengan anak Dumatno.

Ia lalu diberikan foto mendapatkan foto temannya itu.

“‘Om-om, saya kirim foto ini om. Ini om, teman saya anaknya Dumatno. Kalau dia mengakui foto yang di ijazah Jokowi itu foto bapaknya’. Anaknya saya kurang tahu namanya. Dia mengatakan kalau foto yang di ijazah Jokowi itu adalah foto bapaknya. Anaknya itu cerita ke keponakan saya,” kata Rustam.

Rustam meminta agar anak Dumatno dan keponakannya dihadirkan di pengadilan agar publik bisa melihat langsung kebenaran dari pernyataannya itu.

“Nanti kita panggil aja anaknya Dumatno, panggil keponakan saya nanti di pengadilan supaya clear hari ini supaya tidak ada bohong di antara kita,” pungkasnya.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya