Roy Suryo Sebut Eggi Sudjana ‘Pecundang’ Usai Sowan ke Rumah Jokowi di Solo

DEMOCRAZY.ID – Solidaritas para tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi, resmi retak.

Pakar telematika Roy Suryo melontarkan kritik pedas menanggapi langkah Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis yang menyambangi kediaman pribadi Jokowi di Sumber, Surakarta, pada Kamis (8/1/2026).

Mantan Menpora yang berada di barisan tersangka klaster berbeda mengaku hanya bisa menertawakan manuver tersebut.

Bagi Roy Suryo, pertemuan tertutup di Solo itu adalah bukti rontoknya konsistensi dalam mengungkap kebenaran materiil ijazah.

Ia menilai langkah Eggi dan Damai sebagai bentuk menyerah di tengah jalan, yang secara drastis mengubah status mereka dari sosok yang dianggap pejuang menjadi sosok yang ia sebut dengan istilah kasar.

Tertawa Melihat Akhir Perjuangan Kubu Eggi Sudjana

Dalam wawancara di program Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Jumat (9/1/2026), Roy Suryo menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak dilibatkan atau diberitahu mengenai agenda sowan tersebut.

Ia bersama tim advokasi dan akademisi di kubunya mengaku terkejut sekaligus geli melihat perubahan sikap rekan sesama tersangkanya itu.

“Kami kalau dalam tim kuasa hukum, advokasi dan akademisi, kita tertawa malah. Oh, cuman segitu toh akhirnya kalian berdua itu. Gitu loh,” ujar Roy Suryo dengan nada sindiran.

Roy menekankan bahwa integritas dalam sebuah perjuangan diukur dari garis akhir yang konsisten.

Dengan adanya pertemuan tersebut, Roy secara terang-terangan melabeli Eggi dan Damai sebagai pihak yang kalah sebelum berperang di pengadilan.

“Kita kan menertawakan aja mereka ternyata ya. Ternyata cuman sampai segitunya. Itu bukan pejuang namanya, tapi pecundang,” tegas mantan Menpora tersebut.

Persilakan Publik Menilai Motif Pertemuan

Terkait latar belakang atau kesepakatan apa yang terjadi di dalam rumah Sumber tersebut, Roy enggan berspekulasi lebih jauh.

Ia memilih melempar bola panas tersebut langsung kepada Eggi Sudjana agar memberikan klarifikasi kepada publik dan media atas pilihannya menemui pihak yang mereka laporkan sendiri.

“Nah, makanya itu tanyakan ke Eggi. Jadi saya kira untuk baiknya Eggi harus menerima telepon dari redaksi,” imbuhnya menutup pernyataan.

Langkah Eggi Sudjana yang memilih jalur dialogis di Solo kini menciptakan jurang pemisah yang lebar dengan Roy Suryo yang tetap memilih jalur perlawanan keras.

Retaknya “koalisi tersangka” ini diprediksi akan mengubah konstelasi penanganan perkara yang tengah bergulir di Polda Metro Jaya.

Bantah Pecah Kongsi dengan Eggi

Kini setelah ramai diberitakan Eggi melakukan pertemuan dengan Jokowi, banyak pihak yang menilai Roy Suryo Cs dan Eggi Sudjana sudah pecah kongsi dalam menuding kepalsuan ijazah Jokowi.

Menanggapi hal itu, Roy pun menegaskan bahwa sejak awal ia tidak pernah satu kuasa hukum dengan Eggi dalam kasus ijazah Jokowi ini.

Sehingga Roy tegas membantah adanya pecah kongsi, karena memang sejak awal ia tak pernah satu kelompok dengan Eggi.

“Dari dulu memang kami enggak pernah set apa saya tidak pernah bersama-sama dengan Eggi dalam satu kuasa hukum. Enggak ada.”

“Eggi juga tidak dibawah Pak Khozinudin. Eggi juga tidak dibawah Abraham Samad, juga tidak dibawah Pak Petrus,” tegas Roy.

Pertemuan Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis dengan Jokowi di Solo

Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi menerima kunjungan Eggi Sudjana di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026).

Eggi Sudjana adalah tersangka pencemaran nama baik kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.

Pertemuan tersebut berlangsung tertutup pada sore hari menjelang Magrib.

Ajudan mantan Presiden Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah mengatakan Eggi Sudjana datang didampingi beberapa orang.

“Ya, betul,” ungkapnya pada Kamis (8/1/2026).

Mereka di antaranya tersangka pencemaran nama baik Damai Hari Lubis, kuasa hukum Elida Netty, Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) Darmizal, serta Sekretaris Jenderal ReJO Rakhmad.

“Sore hari ini, Bapak Joko Widodo telah menerima silaturahmi dari Saudara Eggi Sudjana dan Saudara Damai Hari Lubis, didampingi Saudari Elida Netty selaku kuasa hukum Saudara Eggi Sudjana.”

“Pertemuan tersebut turut didampingi oleh Bapak Darmizal selaku Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) dan Bapak Rakhmad selaku Sekretaris Jenderal ReJO,” jelasnya dalam keterangan tertulis.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya