Rocky Gerung: Prabowo Tak Lagi Punya Aura Untuk Dipercayai!

DEMOCRAZY.ID – Setelah cukup lama publik menantikan pernyataannya, pengamat politik Rocky Gerung kembali melontarkan kritik tajam terhadap kekuasaan.

Dalam sebuah diskusi publik, Rocky menyampaikan pandangannya secara terbuka mengenai kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam forum tersebut, Rocky menilai bahwa saat ini Prabowo tidak lagi memiliki “aura” yang mampu membangun kepercayaan publik.

Ia menyebut, kepercayaan adalah modal utama seorang pemimpin, dan ketika kepercayaan itu mulai memudar, legitimasi moral pun ikut tergerus.

Pernyataan ini sontak menjadi sorotan karena disampaikan dengan gaya khas Rocky yang lugas dan tanpa tedeng aling-aling.

Lebih jauh, Rocky juga menekankan pentingnya meritokrasi dalam tata kelola negara.

Menurutnya, pemerintahan yang sehat harus bertumpu pada sistem yang menempatkan individu berdasarkan kemampuan, kompetensi, integritas, serta rekam jejak, bukan karena kedekatan politik, relasi personal, atau sekadar popularitas.

Ia mengingatkan bahwa tanpa meritokrasi, negara berisiko terjebak dalam praktik nepotisme dan kompromi politik yang merugikan kepentingan publik.

Rocky bahkan menyebut situasi yang dihadapi Prabowo saat ini sebagai fase “end game”, sebuah istilah yang menggambarkan kondisi ketika ruang manuver politik semakin sempit akibat akumulasi keputusan dan sikap yang dinilai kontroversial.

Ia secara terbuka mempersilakan rekan-rekan media untuk mengutip pernyataannya agar pesan tersebut sampai langsung kepada Presiden.

Pernyataan Rocky ini kembali memantik perdebatan di ruang publik.

Sebagian menilai kritik tersebut sebagai bentuk kontrol sosial yang wajar dalam demokrasi, sementara yang lain menganggapnya sebagai opini yang terlalu tajam.

Namun satu hal yang pasti, kritik ini menegaskan bahwa dinamika politik nasional terus bergerak, dan suara-suara kritis tetap menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan.

Artikel terkait lainnya