DEMOCRAZY.ID – Di tengah sorotan kasus ijazah palsu, Eggi Sudjana disebut pernah mendukung dan menjadi timses Jokowi saat Pilkada Solo.
Fakta itu diungkap M Rahmad setelah kunjungan ke rumah Eggi di Bogor, yang kemudian dikonfirmasi dalam program Kompas Petang.
Pernyataan itu muncul usai pertemuan Eggi dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Kamis (8/1/2026).
Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (ReJo), M Rahmad, mengungkap fakta mengejutkan di balik pertemuan Eggi Sudjana dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo.
Menurut Rahmad, Eggi ternyata pernah menjadi bagian dari tim sukses Jokowi saat maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Solo.
Diketahui, Eggi dan Damai merupakan dua dari delapan tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi yang tengah ditangani Polda Metro Jaya.
Rahmad menuturkan, informasi soal keterlibatan Eggi sebagai tim sukses Jokowi baru ia ketahui pada Desember 2025 lalu.
Saat itu, Rahmad bersama Ketua Umum ReJo, Darmizal, menyambangi kediaman Eggi di Bogor, Jawa Barat.
“Kami sudah lama berkenalan baik dengan Pak Eggi. Pak Darmizal juga kenal baik dengan beliau sejak muda,” ujar Rahmad dalam program Kompas Petang Kompas TV, Jumat (9/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Rahmad mengaku baru mengetahui bahwa Eggi pernah menjadi bagian dari barisan pendukung Jokowi saat Pilkada Solo.
“Ternyata Pak Eggi itu adalah tim suksesnya Pak Jokowi ketika Pak Jokowi maju di Pilkada Solo,” ungkapnya.
Rahmad menegaskan bahwa pertemuan Jokowi dengan Eggi dan Damai bukanlah agenda mendadak.
Komunikasi telah terjalin sejak Desember 2025, dengan ReJo berperan sebagai penghubung antar pihak.
“Pertemuan ini adalah kesadaran dari semua pihak. Kami hanya kebagian tugas untuk menghubungkan,” jelas Rahmad.
Ia menilai baik Eggi Sudjana maupun Damai Hari Lubis memiliki kesadaran pribadi untuk bersilaturahmi.
“Pak Eggi punya kesadaran yang luar biasa, begitu juga Pak Damai Hari Lubis,” tambahnya.
Rahmad juga menegaskan bahwa Jokowi sejak awal tidak menutup diri dan bersedia menerima keduanya untuk bertemu secara langsung.
“Bapak Jokowi, Presiden RI ke-7, membuka pintu selebar-lebarnya,” kata Rahmad.
Menurutnya, pertemuan tersebut murni bersifat silaturahmi antarteman lama, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.
“Ini pertemuan silaturahim teman lama. Apalagi mau bulan puasa, kita dianjurkan untuk bersilaturahim,” ujarnya.
Rahmad juga menyinggung kondisi Eggi dan Damai yang tengah menghadapi proses hukum, namun menegaskan bahwa hal itu tidak mengubah esensi pertemuan.
“Kebetulan Pak Eggi dan Pak Damai Hari Lubis sedang menghadapi kasus di Polda Metro Jaya,” katanya.
Sebelumnya, kehadiran Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis di rumah Jokowi dikonfirmasi oleh ajudan Jokowi, Kompol Syarif Fitriansyah.
Ia menyebut pertemuan berlangsung pada Kamis sore dan bersifat silaturahmi.
“Sore hari ini, Bapak Joko Widodo telah menerima silaturahmi dari Saudara Eggi Sudjana dan Saudara Damai Hari Lubis,” ujar Syarif, dikutip dari Kompas TV, Sabtu (10/1/2026).
Ia menambahkan, Eggi dan Damai hadir didampingi kuasa hukum Elida Netty, serta jajaran Relawan Jokowi.
“Pertemuan tersebut turut didampingi oleh Bapak Darmizal selaku Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJo) dan Bapak Rakhmad selaku Sekretaris Jenderal ReJo,” pungkasnya.
Sumber: Tribun