Oleh: Sholihin MS | Pemerhati Sosial dan Politik
Prabowo adalah Presiden paling konyol setelah Jokowi.
Keputusan Prabowo yang membela mati-matian Israel dan bergabung dengan poros Amerika *Board of Peace* yang membela Israel adalah keputusan politik paling konyol.
Larangan Iran untuk kapal-kapal Indonesia di selat Hormuz adalah harga yang pantas untuk pemimpin pengkhianat seperti Prabowo yang membelot membela Israel.
Prabowo bukanlah presiden pilihan rakyat, tapi hasil dari sabotase kemenangan Anies-Muhaemin. Oleh karena itu, Prabowo tidak akan pernah punya keterikatan dengan rakyat dan tidak akan pernah membela rakyat.
Prabowo sudah menjabat lebih lebih dari satu tahun, tapi belum juga membuat prestasi apa pun yang membanggakan bagi Indonesia, yang terjadi justru Indonesia dibuat lebih terpuruk lagi.
Sebagai Presiden ilegal, Prabowo tidak punya nyali, pengecut, budak Asing dan Aseng, boneka Jokowi, tidak kompeten mengurus negara, tidak mampu memberantas korupsi, musuh umat Islam, penghancur cita-cita luhur para pendiri bangsa, musuh rakyat, dan sama-sama dungu seperti Jokowi dan Gibran.
Selain tidak mampu membenahi tatanan bernegara, baik dalam bidang hukum, lembaga-lembaga hukum, para penegak hukum, membiarkan para koruptor meraja lela, tapi juga merusak tatanan negara yang sudah mapan.
Hubungan Indonesia dengan Palestina ternodai dengan bergabungnya Indonesia kedalam aliansi Board of Peace.
Sekarang, setelah Indonesia bersahabat dengan Israel sang teroris sejati dan penjajah biadab, Prabowo telah bermusuhan dengan umat Islam dan bahkan rakyatnya sendiri.
Kabar tentang akan digulingkannya Prabowo dari kursi kepresidenan tidak perlu dihalangi, semoga segera terjadi, karena baik Prabowo, Gibran, dan Jokowi sama saja, sama-sama bejat moralnya dan tidak punya manfaat bagi Indonesia.
Paling tidak ada lima kesalahan fatal atas kepemimpinan Prabowo yang harus segera dilengserkan :
Pertama, Prabowo tidak punya terobosan apa pun yang membuat Indonesia lebih baik dan lebih maju
Kedua, Prabowo tidak punya nyali untuk membenahi hukum di Infonesia yang sudah carut marut
Ketiga, Prabowo terus dalam kendali Jokowi dan oligarki taipan
Keempat, Prabowo tidak mampu memberantas korupsi karena jadi bagian dari koruptor
Kelima, Prabowo telah melawan dan menyalahi kehendak umat Islam dan rakyat Indonesia dengan bersahabat dengan Israel dan bergabung dalam BoP (Board of Peace) gagasan Donald Trump yang membela Israel dan mengabaikan Palestina
Semoga ada gerakan rakyat secara militan, masif dan simultan yang bisa melengserkan Prabowo-Gibran.
Kedua manusia ini sudah tidak berguna malah terus menghancurkan Indonesia. ***