DEMOCRAZY.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan kelompok perampok uang negara tak pernah tinggal diam saat pemerintah mulai serius memberantas korupsi.
Setiap langkah penegakan hukum, kata dia, selalu dibalas perlawanan.
Menurut Prabowo, kelompok-kelompok itu sudah terbiasa melawan balik setiap kali negara mencoba membersihkan praktik rasuah.
“Setiap kali kita memberantas, setiap kali kita menegakkan hukuman, kita menegakkan keadilan, kita menegakkan hukum, setiap kali kelompok koruptor, kelompok perampok-perampok ini, kelompok garong-garong ini menyerang balik,” kata Prabowo saat berpidato di acara pengukuhan pengurus MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Serangan itu, lanjut Prabowo, kerap dibungkus dengan upaya menciptakan kegaduhan hingga mengadu domba masyarakat.
Tujuannya jelas: menggagalkan lahirnya pemerintahan yang bersih.
“Mereka selalu ingin bikin kerusuhan, selalu ingin adu domba di antara kita. Kenapa? Karena mereka tidak ingin ada pemerintah yang bersih di bumi Republik Indonesia ini,” ujarnya.
Prabowo juga menyoroti tantangan besar bangsa dalam menjaga sekaligus mengelola kekayaan nasional.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa, untuk berani mengakui kekurangan dan menghadapi persoalan yang masih membelit.
“Kita harus menjaga republik ini. Kita harus menjaga kekayaan bangsa kita. Kita harus berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia,” ucap Prabowo.
Meski mengaku menghadapi banyak tekanan, Prabowo menegaskan tak akan mundur dari komitmen yang ia ucapkan saat dilantik sebagai Presiden.
Sumpah jabatan di hadapan rakyat, katanya, menjadi pijakan untuk terus menegakkan hukum dan konstitusi.
“Saya telah disumpah di hadapan rakyat untuk menegakkan hukum, menegakkan Undang-Undang Dasar kita, untuk menegakkan segala perundang-undangan. Karena itu, saya tidak akan ragu-ragu, saya tidak akan mundur setapak pun,” tegasnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Sumber: Inilah