DEMOCRAZY.ID – Politikus senior Inggris, Peter Mandelson, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari keanggotaan Partai Buruh (Labour Party) pada Minggu waktu setempat.
Langkah drastis ini diambil setelah namanya kembali muncul dalam dokumen terbaru yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS (DOJ) terkait jaringan mendiang predator seks, Jeffrey Epstein.
Mandelson menyatakan bahwa dirinya tidak ingin keterkaitannya dengan Epstein di masa lalu terus menjadi beban dan “mempermalukan” partai yang telah ia bela sepanjang hidupnya.
Sebelumnya, ia juga telah dipecat dari posisinya sebagai Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat pada September lalu karena skandal yang sama.
Dokumen yang dirilis pada Jumat lalu mengungkap fakta-fakta baru yang memberatkan posisi Mandelson.
Berdasarkan laporan Financial Times yang meninjau berkas perbankan tersebut, terdapat dugaan transaksi keuangan dari rekening JP Morgan milik Epstein yang mencatatkan nama Mandelson:
Dalam surat pengunduran dirinya kepada Sekretaris Jenderal Partai Buruh, Mandelson mengakui rasa penyesalannya namun membantah telah menerima uang tersebut.
“Tuduhan yang saya yakini palsu bahwa dia (Epstein) melakukan pembayaran finansial kepada saya 20 tahun lalu, dan yang tidak memiliki catatan atau ingatan saya, perlu saya selidiki sendiri,” tulis Mandelson.
Ia juga kembali menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada para korban Epstein.
“Saya ingin mengulangi permintaan maaf saya kepada para wanita dan gadis yang suaranya seharusnya didengar sejak lama. Saya mengambil keputusan ini demi kepentingan terbaik partai,” tambahnya.
Pengunduran diri ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak di Inggris.
Anggota Parlemen dari Partai Buruh, Gordon McKee, menyebut bahwa para korban Epstein tentu akan merasa sangat marah dengan fakta-fakta baru ini dan menilai mundurnya Mandelson adalah langkah yang tepat.
Di sisi lain, Partai Konservatif melontarkan kritik tajam kepada Perdana Menteri Sir Keir Starmer.
Mereka menilai Starmer seharusnya memecat Mandelson secara tidak hormat alih-alih membiarkannya mengundurkan diri.
Pemimpin Konservatif, Kemi Badenoch, mendesak pemerintah untuk melakukan investigasi menyeluruh atas hubungan Mandelson dengan Epstein yang tetap terjalin bahkan setelah Epstein dihukum pada 2008.
Peter Mandelson merupakan tokoh kunci dalam sejarah modern Partai Buruh.
Ia adalah cucu dari Herbert Morrison, menteri di era Clement Attlee, dan dikenal sebagai salah satu otak di balik kesuksesan New Labour.
Namun, komunikasinya yang tetap terjalin akrab dengan Epstein melalui email setelah vonis tahun 2008—di mana ia sering mengirim pesan dukungan—akhirnya menjadi bumerang yang menghancurkan reputasi diplomatik dan politiknya secara permanen di awal tahun 2026 ini.
Sumber: Suara