Penyebab Teknisi Selamat dari Tragedi Maut Pesawat ATR 42-500, Sempat Bicara Pada Komandan

DEMOCRAZY.ID – Franky D Tanamal seorang teknisi berhasil selamat dari kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Nama Franky padahal tertulis di manifes penumpang pesawat.

Dalam daftar yang beredar awal, terdapat 11 orang di pesawat.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Lukman F Laisa memastikan bahwa pesawat ATR 42-500 membawa 10 orang.

Tujuh orang kru pesawat dan tiga penumpang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Berikut daftarnya :

Penumpang :

1. Ferry Irawan : analis kapal pengawasa

2. Deden Mulyana : pengelola barang milik negara

3. Yoga Nouval : operator foto udara.

Kru pesawat :

1. Pilot: Capt. Andy Dahananto

2. Kopilot: Muhammad Farhan Gunawan.

3. FOO: Hariadi

4. Engineer 1: Restu Adi

5. Engineer 2: Dwi Murdiono

6. Pramugari 1: Florencia Lolita

7. Pramugari 2: Esther Aprilita.

“Confirm Capt Sukardi tidak on board. Sehingga POB hanya 10 orang. Sesuai konfirmasi dari operator pesawat IAT (Indonesia Air Transport),” katanya.

Hal ini diperkuat pernyataan Direktur Utama PT IAT, Tri Adi Wibowo mengatakan bahwa kru yang bertugas di pesawat ATR 42-500 berjumlah tujuh orang.

“Kami menyampaikan klarifikasi dari PT Indonesia Air Transport bahwa kru yang berada di dalam pesawat berjumlah tujuh orang,” katanya.

Saat di manifest pertama, ada tertera nama Franky D Tanamal.

Namun Franky dipastikan tidak ikut dalam penerbangan tersebut.

Hal itu dibuktikan bukti foto akun Facebook Gemilang Jaya Ban.

“Puji Tuhan atas segala kemurahanNya , sobatku luput dr MUSIBAH ini,” tulisnya di Facebook.

Menurutnya Franky memang dijadwalkan untuk terbang naik pesawat ATR 42-500 rute Yogyakartar menuju Makassar pada Sabtu (17/1/2026).

Tapi kata dia, Franky izin kepada atasannya.

“Tdk ikut dlm penerbangan beliau izin ke komandannya krn ada pelayana di greja. Kami sama sama melayani umat Tuhan utk beribadah pagi ini ( user) , itu lah cara Tuhan tdk terselami,” katanya.

Tampak di foto, Franky bersama tiga pria lain.

Ia mengenakan batik hitam dengan celana warna senada.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya