Pengamat: Tak Bisa Lepas Dari Politik Karena Menjaga Karier Politik Keluarganya!

DEMOCRAZY.ID – Pengamat Politik dari Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) tak bisa lepas dari politik untuk menjaga karier politik keluarganya.

Diketahui pada Rakernas PSI di Makassar kemarin, Jokowi menyuarakan soal keseriusannya untuk membantu PSI di pemilu mendatang.

“Tak ada lagi pilihan. Tinggal PSI yang tersisa. Partai-partai besar, nampaknya, sudah mulai melihat pengaruh dan popularitas Jokowi terus mengalami penurunan. Tentu, di luar soal ketidaksiapan parpol-parpol itu untuk memberi tempat strategis bagi Pak Jokowi,” kata Ray Rangkuti, Minggu (1/2/2026).

Pada saat yang sama, Jokowi tidak bisa meninggalkan politik begitu saja.

Selain, tentu karena energi dirinya masih cukup untuk berselancar di dunia politik, juga karena dia harus mengamankan setidaknya tiga karier politik keluarganya.

“Yakni Gibran, Bobby dan Kaesang sendiri. Pada akhirnya, pilihannya harus terlibat lagi dengan politik harian. Jika tidak, siapa yang memberi dukungan terhadap Gibran dan Bobby?” tanya Ray Rangkuti.

Ray Rangkuti juga menilai peluang untuk mencalonkan Gibran sebagai capres semakin terbuka.

Dengan 0 persen presidential threshold, membuka peluang bagi PSI untuk menggadang-gadangnya maju sebagai capres, atau setidaknya tetap cawapres Prabowo.

“Untuk mempertahankan peluang ini, butuh partai. Dan kini, hanya PSI yang tersedia. Dan itulah mengapa Jokowi menyatakan siap membesarkan PSI. Makin besar PSI akan makin besar daya tawar Gibran di Pilpres 2029 yang akan datang,” jelasnya.

Jokowi Berniat Besarkan PSI

Sebelumnya Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan langsung dalam penutupan Rapat Kerja Nasional I (Rakernas) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Sandeq Ballroom, Claro Hotel Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).

Jokowi terpantau tiba di arena Rakernas PSI sekitar pukul 11.17 Wita dengan mengenakan kemeja putih panjang, celana hitam dan topi Passapu khas Makassar berwarna hitam.

Dalam arahannya, Jokowi menyuarakan soal keseriusannya untuk membantu PSI di pemilu mendatang.

Bahkan, Jokowi menyebut akan kerja keras untuk PSI apabila kader partai berlogo Gajah tersebut juga turut kerja keras.

“Saudara-saudara sekalian yang saya hormati, kita perlu jajaran pengurus yang militan. Saudara-saudara bekerja keras untuk PSI? Saya pun akan bekerja keras untuk PSI!” kata Jokowi dalam arahannya, di atas panggung Rakernas I PSI.

Lebih jauh ayah kandung dari Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep tersebut bahkan menyatakan akan siap kerja mati-matian untuk PSI.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi setelah menanyakan kesanggupan kerja dari para kader PSI.

“Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI? Saya pun akan bekerja keras, bekerja mati-matian untuk PSI! Saudara-saudara bekerja habis-habisan untuk PSI? Saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI!” tegas Jokowi.

Pernyataan itu lantas membuat teriakan serta yel-yel untuk menyuarakan nama Jokowi.

Ribuan kader PSI yang hadir di Sandeq Ballroom, Claro Hotel tersebut menegaskan akan bekerja untuk bisa memenangkan PSI di Pemilu mendatang.

“Siap, siap, siap, Pak Jokowi, Jokowi, Jokowi, Jokowi!” teriak para kader PSI.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya