Orang Ini Dianggap Bisa Membawa Prabowo ke Jurang Kehancuran!

DEMOCRAZY.ID – Ketua Majelis Syura Partai Ummat Prof. Amien Rais melontarkan kritik keras kepada Presiden Prabowo Subianto, memperingatkan agar presiden melepaskan pengaruh mantan Presiden Joko Widodo dan konsisten memerangi mafia yang mencengkeram Indonesia.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, Senin (26/1/2026), politikus senior itu menyebut Jokowi sebagai “manusia masa lalu” yang justru bisa membelusukkan Prabowo ke jurang kehancuran jika terus didengarkan sarannya.

“Saya melihat dengan rasa agak cemas kalau Pak Prabowo masih dilendotin atau jadi sandaran dari wong Solo itu, dari Mas Jokowi. Maka saya khawatir bahwa geng Solo itu akan terus menjerat langkah Pak Prabowo yang lebih ringan ke depan,” ujar Amien Rais.

Amien mengaku ragu dengan komitmen antimafia Prabowo meski presiden telah berulang kali menyatakan tidak akan mundur melawan mafia.

Ia mengingatkan janji Prabowo yang pernah bersumpah demi Allah tidak akan takut menghadapi mafia sekuat apa pun.

“Saya itu memang terus terang agak sedikit ragu-ragu karena dalam dua kesempatan Mas Prabowo mengatakan ‘sumpah tak akan mundur lawan mafia, demi Allah saya tidak akan mundur setapun,’” kata pendiri Partai Amanat Nasional itu.

Tokoh reformasi 1998 ini mendesak Prabowo untuk segera membentuk tim pemikir yang lebih ramping dan membumi guna merumuskan strategi memberantas mafia yang menurutnya telah mengangkangi seluruh aspek kehidupan nasional.

Amien mengingatkan kembali pernyataannya pada 18 Agustus 2020 yang menyindir Indonesia sebagai “Republik Mafia Indonesia” karena berbagai sektor dikuasai mafia—mulai dari beras, gula, jagung, kedelai, bawang, hingga mafia hukum yang sulit diberantas.

“Tidak ada segi kehidupan nasional yang tidak dikangkangi oleh mafia. Jadi tolong mengerjakan saja bagaimana melepaskan pertambangan kita, kehutanan kita, perbangan kita dari mafia yang mencengkeram pemerintah,” tegasnya.

Profesor ilmu politik dari Universitas Gadjah Mada ini menekankan bahwa waktu kepemimpinan Prabowo tinggal sekitar 3,5 tahun, sehingga harus segera bertindak tegas tanpa belok-belok dari konsistensi yang dijanjikan.

Meski mengkritik, Amien mengakui Prabowo memiliki bekal memadai untuk memimpin Indonesia.

Ia menyebut Prabowo sebagai jenderal yang tidak pernah malas berpikir dengan khazanah keilmuan luas sebagai seorang kutu buku.

“Maka ketika Prabowo punya ambisi ingin jadi Presiden RI, bekalnya sudah cukup, pengetahuan umumnya luas, hidupnya sudah berkecukupan, dan ambisinya untuk jadi presiden jelas masuk akal. Tidak terbersit dalam hati dan pikirannya ingin jadi presiden supaya jadi orang kaya raya,” puji Amien.

Ia juga menyoroti dua buku karya Prabowo—”Paradoks Indonesia dan Solusinya” serta “Strategi Transformasi Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045″—sebagai bukti keseriusan visi presiden untuk menjadikan Indonesia negara maju dan makmur.

Amien menutup videonya dengan harapan agar Prabowo benar-benar konsisten dan tegas membatasi gerak langkah “mafia-mafia dajal laknat” supaya rakyat bisa bernapas lebih lega dan yakin memiliki masa depan lebih baik.

Sumber: JakartaSatu

Artikel terkait lainnya