DEMOCRAZY.ID – Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, kembali angkat bicara untuk meluruskan spekulasi liar mengenai keberadaan makhluk luar angkasa (alien) dan konspirasi Area 51.
Dalam sebuah wawancara terbaru dengan podcaster Brian Tyler Cohen, Obama mengklarifikasi pernyataan sebelumnya yang sempat membuat heboh publik mengenai keyakinannya bahwa alien itu nyata.
Ia menegaskan bahwa meskipun secara statistik kehidupan di luar bumi sangat mungkin ada, peluang bumi pernah dikunjungi oleh mereka sangatlah kecil.
“Mereka nyata (secara statistik), tapi saya belum pernah melihatnya,” ujar Obama, dikutip dari The Independent, Rabu (18/2/2026).
Barack Obama, Presiden AS ke-44 yang pernah tinggal di Jakarta selama 4 tahun tersebut secara khusus menepis mitos populer yang menyebutkan bahwa pemerintah AS menyembunyikan bukti kehidupan alien di pangkalan militer rahasia Area 51.
“Mereka tidak disembunyikan di Area 51. Tidak ada fasilitas bawah tanah, kecuali jika ada konspirasi raksasa yang menyembunyikannya dari Presiden Amerika Serikat,” candanya namun dengan nada serius.
Pernyataan ini seolah menjadi penegasan ulang dari apa yang pernah ia sampaikan pada tahun 2021 kepada James Corden.
Saat itu, Obama mengaku pernah bertanya kepada stafnya saat baru menjabat sebagai presiden pada 2009, apakah ada laboratorium rahasia yang menyimpan pesawat alien.
“Mereka melakukan sedikit riset dan jawabannya adalah tidak,” kenangnya.
ABD’nin eski başkanı Obama:
▪️ Uzaylılar gerçek ama ben onları görmedim. 51. Bölge’de tutulmuyorlar.
▪️ Yeraltında bir tesis yok, eğer ortada çok büyük bir komplo yoksa ve bunu Amerika Birleşik Devletleri Başkanı’ndan saklamadılarsa. pic.twitter.com/bR6KgaLytw
— Ysf (@Ysf34A) February 17, 2026
Klarifikasi terbaru ini muncul setelah komentar Obama dalam sebuah sesi tanya jawab cepat (rapid-fire Q&A) disalahartikan oleh sebagian pihak sebagai konfirmasi adanya kontak dengan alien.
Melalui keterangan tertulis yang menyertai klip video podcast tersebut, Obama mencoba meluruskan konteks pernyataannya.
“Saya hanya berusaha mengikuti alur sesi tanya jawab cepat, tetapi karena hal ini menjadi sorotan, izinkan saya meluruskannya,” tulis Obama.
Ia menjelaskan bahwa alam semesta memang begitu luas sehingga hampir pasti ada kehidupan lain di luar sana.
Namun, kendala jarak antar-tata surya yang begitu masif membuat interaksi fisik hampir mustahil terjadi.
“Kemungkinan kita pernah dikunjungi alien sangatlah kecil dan saya tidak melihat bukti apa pun selama masa kepresidenan saya bahwa makhluk luar angkasa pernah melakukan kontak dengan kita. Sungguh!” tegas presiden AS ke-44 tersebut.
Meski demikian, Obama tidak menampik adanya fenomena udara tak teridentifikasi (UAP/UFO) yang terekam dalam catatan militer, namun hal itu tetap belum menjadi bukti konklusif adanya kunjungan makhluk cerdas dari planet lain.
Sumber: Inilah