DEMOCRAZY.ID – Anggota Komisi V DPR RI Mori Hanafi menyebut rezim pemerintahan sebelumnya jahat.
Sebab kata Mori, pemerintah sebelumnya hanya memprioritaskan proyek tanpa melihat efektivitas dari bangunan tersebut.
Hal itu diungkapkan Mori Hanafi dalam rapat kerja (Raker) bersama Menteri Pekerjaan Umum di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (17/11/2025).
Mori menyebut bahwa dirinya mendapatkan laporan bahwa banyak mega infrastruktur di Nusa Tenggara Barat (NTB) di era Joko Widodo (Jokowi) banyak yang tidak berfungsi.
Misalnya saja kata Mori ialah bendungan raksasa di NTB. Provinsi NTB sendiri memiliki dua bendungan besar yang dibangun di era Jokowi.
Namun ketiga bendungan tersebut minim fungsi karena dibangun tanpa saluran irigasi.
“Bendungan ini banyak dibangun di zaman Pak Jokowi, tapi hampir semua bendungan yang dibangun di era Pak Jokowi itu enggak habis dipakai sekarang pak, enggak fungsi,” ucap Mori seperti dimuat Youtube Komisi V DPR RI.
Bahkan saat ini ada dua bendungan di NTB yang tidak bisa dipakai karena tanahnya bermasalah.
Maka kata Politisi Partai NasDem itu, rezim sebelumnya jahat lantaran pembangunannya hanya pendekatan proyek.
Sementara bendungan tersebut kini tidak bisa dipakai karena minim irigasi.
“Di semua tempat di NTB itu bendungan tidak bisa dipakai karena tidak ada jaringan irigasinya,” jelas Mori.
Maka ke depan Mori menyarankan agar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali menyeleksi lagi pembangunan infrastruktur yang bermanfaat dan tidak bermanfaat.
Sebab jangan sampai ke depannya anggaran hanya terbuang percuma untuk proyek yang minim manfaat untuk masyarakat.
Terutama terkait dengan 15 bendungan yang akan dibangun di era Prabowo Subianto.
Jangan sampai kata Mori, ke depannya ke-15 bendungan tersebut akan minim fungsi seperti bendungan sebelumnya.
Sumber: Tribun