Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya!

DEMOCRAZY.ID – Situasi perang AS-Iran diperkirakan masih terus berlangsung seiring gejolak yang terjadi di lapangan.

Padahal sebelumnya, Presiden Donald Trump menyebut perang hampir selesai sepenuhnya, meski ia tidak memberikan tanggal pasti saat dikonfirmasi lebih lanjut.

Namun media luar, Telegraph India, memberitakan jika Iran menembakkan drone ke arah Arab Saudi dan Kuwait pada Selasa (10/3/2026) pagi.

Kementerian Pertahanan Saudi mengatakan telah menghancurkan dua drone di wilayah timur kerajaan yang kaya minyak, sementara di Kuwait, Garda Nasional mengatakan telah menembak jatuh enam drone yang menyerang wilayah utara dan selatan negara itu.

“Serangan terbaru Iran terhadap negara-negara Teluk tetangga terjadi ketika Presiden AS Donald Trump mengirimkan sinyal yang kontradiktif tentang berapa lama perang itu akan berlangsung, memicu ketidakpastian yang menyebabkan pasar bergejolak,” tulis media tersebut.

Sebelumnya, perang AS-Iran telah memutus pasokan minyak dan gas utama ke pasar dunia dan menyebabkan harga bahan bakar naik di seluruh AS.

Pertempuran tersebut juga menyebabkan warga asing melarikan diri dari pusat bisnis dan mendorong jutaan orang untuk mencari perlindungan karena bom menghantam pangkalan militer, gedung pemerintah, instalasi minyak dan air, hotel, dan setidaknya satu sekolah.

Serangan Iran di Selat Hormuz hampir menghentikan penggunaan jalur pelayaran yang dilalui seperlima minyak dunia, dan drone serta rudal Iran telah menargetkan infrastruktur minyak dan gas di negara-negara produsen utama.

Serangan terhadap kapal dagang di dekat selat tersebut telah menewaskan sedikitnya tujuh pelaut, menurut Organisasi Maritim Internasional.

Beberapa misi diplomatik AS telah memerintahkan semua staf kecuali staf kunci untuk meninggalkan wilayah tersebut.

Perang tersebut telah menewaskan sedikitnya 1.230 orang di Iran, sedikitnya 397 orang di Lebanon, dan 11 orang di Israel, menurut para pejabat. Sebanyak tujuh anggota militer AS telah tewas.

Sumber: Suara

Artikel terkait lainnya