DEMOCRAZY.ID – Pemerintah Indonesia mengungkap alasan-alasan yang mendasari The Agreement on Reciprocal Trade atau deal dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat, yang memantik polemik publik.
Perjanjian perdagangan resiprokal ini dipandang sebagai penyelamat bagi jutaan nasib pekerja domestik, yang terancam oleh kebijakan fiskal luar negeri.
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto mengatakan, langkah ini diambil bukan tanpa alasan.
Dinamika perdagangan internasional memaksa Jakarta untuk bergerak cepat setelah Washington menetapkan tarif impor yang cukup tinggi bagi produk-produk asal Indonesia.
Kebijakan ini berpotensi memicu guncangan ekonomi jika tidak segera dimitigasi melalui jalur diplomasi formal.
Berikut 22 poin jawaban pemerintah terhadap pertanyaan-pertanyaan yang sering mengemuka terkait deal dagang RI – AS:
1. Apa yang mendasari Pemerintah Indonesia berunding dan melakukan kesepakatan dengan Pemerintah AS terkait dengan Tarif Resiprokal?
Jawaban:
2. Kapan ART ini akan berlaku?
Jawaban:
3. Apakah ART dapat dievaluasi dan diubah (amandemen)?
Jawaban:
4. Selain penurunan besaran Tarif Resiprokal, apa manfaat yang Indonesia peroleh dari ART?
Jawaban:
5. Apa komitmen pembukaan akses pasar yang diberikan Indonesia untuk AS?
Jawaban:
6. Apa saja produk AS yang akan dibeli oleh Indonesia sebagai bagian dari kesepakatan ART?
Jawaban:
7. Apa pertimbangan Pemerintah setuju untuk membuka impor beras 1.000 Ton dari Amerika Serikat?
Jawaban:
8. Apakah kebijakan membuka keran impor produk ayam AS berpotensi membanjiri pasar dan mengganggu peternak ayam dalam negeri?
Jawaban:
9. Apakah Indonesia membuka impor jagung dan wajib mengimpor jagung Amerika Serikat setiap tahun sehingga dapat mengganggu produksi dalam negeri?
Jawaban:
10. Apa alasan Pemerintah setuju impor produk Minuman Alkohol AS masuk ke Indonesia?
Jawaban:
11. Benarkah Pemerintah mengizinkan masuknya pakaian bekas asal Amerika Serikat yang berpotensi mengganggu industri tekstil nasional?
Jawaban:
12. Apa yang akan Pemerintah lakukan jika produk impor asal AS membanjiri pasar domestik?
Jawaban:
13. Bagaimana Pemerintah memastikan bahwa data pribadi penduduk Indonesia tidak disalahgunakan oleh Amerika Serikat?
Jawaban:
14. Apakah Pemerintah mengecualikan sertifikasi halal bagi seluruh produk AS?
Jawaban:
15. Apakah penghapusan bea masuk hingga 0% untuk lebih dari 99% produk Amerika Serikat akan berdampak negatif pada UMKM dan industri lokal?
Jawaban:
16. Apakah benar produk alat kesehatan dan farmasi dari Amerika Serikat akan langsung diterima tanpa uji ulang di Indonesia? Apakah kebijakan ini melemahkan peran BPOM?
Jawaban:
17. Apakah benar perusahaan Amerika Serikat dibebaskan dari kewajiban TKDN? Apakah ini berarti kebijakan TKDN dihapus sepenuhnya?
Jawaban:
18. Apakah pemerintah membebaskan perusahaan AS dari pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)?
Jawaban:
19. Apakah dengan kerja sama mineral kritis artinya Indonesia mengekspor mineral kritis mentah ke AS?
Jawaban:
20. Apakah Indonesia setuju tidak mewajibkan Perusahaan Platform Digital (PPD) AS untuk bekerja sama dengan perusahaan pers?
Jawaban:
21. Apa saja kesepakatan komersial yang dicapai dalam ART ini?
Jawaban:
22. Apakah kesepakatan dalam ART juga membahas terkait dengan masalah keamanan dan terkait Laut China Selatan?
Jawaban:
Sumber: Suara