Pernikahan dalam Islam adalah sebuah ikatan yang sangat agung (Mitsaqan Ghalidza). Ia bukan sekadar penyatuan dua insan, melainkan sebuah ibadah terpanjang yang bertujuan untuk meraih ridha Allah SWT.
Setiap pasangan Muslim pasti mendambakan rumah tangga yang Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah. Namun, realitas yang terjadi di lapangan sering kali jauh dari harapan tersebut.
Badai kehidupan, perbedaan karakter, hingga masalah ekonomi kerap menjadi kerikil tajam yang jika tidak ditangani dengan ilmu, dapat meruntuhkan bangunan rumah tangga yang telah susah payah dibangun. Di sinilah pentingnya memiliki pemahaman yang utuh tentang fikih pernikahan.
Apakah saat ini rumah tangga Anda sedang berada di ujung tanduk? Atau Anda sedang bingung menentukan arah hukum terkait masalah pernikahan Anda? Sebelum Anda mengambil keputusan yang mungkin akan disesali seumur hidup, mari kita bedah realitas ini bersama-sama.

Data statistik di Indonesia menunjukkan fakta yang memprihatinkan. Dari tahun ke tahun, angka perceraian di Pengadilan Agama terus merangkak naik. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada pasangan muda, tetapi juga pada mereka yang sudah puluhan tahun membina rumah tangga.
Masalahnya bukan hanya pada perceraian yang tercatat secara resmi. Ada fenomena “gunung es” yang lebih besar di bawah permukaan: Nikah Siri dan Konflik yang Tak Terselesaikan.
Banyak pasangan Muslim di Indonesia yang terjebak dalam dilema hukum dan agama karena kurangnya literasi. Beberapa masalah fundamental yang sering terjadi meliputi:
Ketiadaan tempat bertanya yang kompeten dan terpercaya membuat masalah ini semakin runyam. Akibatnya, angka perceraian melonjak, dan korban utamanya adalah generasi penerus umat Islam.

Bayangkan sejenak jika masalah rumah tangga ini dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi yang syar’i. Dampaknya sangatlah mengerikan dan menyentuh berbagai aspek kehidupan Anda:
Rasa cemas, takut dosa, bingung, dan tekanan batin ini pasti sangat menyiksa. Anda butuh sandaran, Anda butuh pencerahan, dan yang paling penting, Anda butuh solusi yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, namun tetap relevan dengan hukum positif di Indonesia.

Melihat keresahan umat yang begitu besar, dan sebagai bentuk tanggung jawab keilmuan saya sebagai seorang lulusan Sarjana Hukum Islam (S.H.I), saya, Ari Tusyono, founder ustadz.my.id hadir untuk memberikan solusi konkret bagi Anda.
Saya mempersembahkan program layanan “Konsultasi Rumah Tangga Islam Online Gratis”.
Ini adalah wadah bagi Anda untuk mencurahkan segala permasalahan rumah tangga, mencari fatwa hukum terkait pernikahan, dan menemukan jalan tengah dari konflik yang sedang dihadapi, semuanya berbasis Syariat Islam.
Layanan ini saya bangun di atas pondasi keikhlasan dan profesionalisme. Berikut adalah alasan mengapa layanan saya adalah jawaban atas doa-doa Anda:
Anda tidak berkonsultasi dengan mesin atau admin. Anda akan terhubung langsung dengan saya, Ari Tusyono S.H.I. Latar belakang pendidikan saya di bidang Hukum Islam memberikan saya kapasitas untuk membedah masalah Anda dari sisi Fikih (Hukum Agama). Ini memastikan solusi yang diberikan komprehensif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Saya menyadari bahwa dakwah tidak melulu soal ceramah di mimbar, tetapi juga mendengarkan keluh kesah umat. Layanan konsultasi rumah tangga Islam online gratis ini murni saya dedikasikan untuk umat. Tidak ada biaya pendaftaran, tidak ada biaya per jam. Niat saya adalah membantu menekan angka perceraian dan menyelamatkan akidah keluarga Muslim.
Masalah rumah tangga tidak mengenal waktu. Pertengkaran bisa terjadi tengah malam, keraguan tentang hukum talak bisa muncul di pagi buta. Oleh karena itu, saya membuka jalur komunikasi melalui WhatsApp di nomor 0859-4210-2400 yang aktif selama 24 jam. Kapanpun Anda butuh, Insya Allah saya siap merespons.
Aib rumah tangga adalah hal yang harus ditutup rapat. Saya menjamin kerahasiaan identitas dan cerita Anda. Apa yang Anda sampaikan dalam sesi konsultasi tidak akan dipublikasikan atau disebarkan kepada pihak manapun. Keamanan dan kenyamanan Anda adalah prioritas saya.

Apa saja yang bisa Anda konsultasikan kepada saya? Program ini mencakup spektrum yang luas seputar Al-Ahwal Al-Syakhshiyyah (Hukum Keluarga Islam):
Prosesnya sangat mudah dan sederhana. Anda tidak perlu mengunduh aplikasi tambahan atau mengisi formulir yang rumit. Cukup gunakan WhatsApp Anda:
Karena tingginya antusiasme dan banyaknya pesan yang masuk, mohon bersabar jika respon tidak instan (real-time), namun saya berkomitmen untuk membalas setiap pesan yang masuk satu per satu.

Sahabat muslim, konsultasi adalah langkah kuratif (pengobatan). Namun, langkah preventif (pencegahan) jauh lebih penting. Kita harus menyadari bahwa menikah itu butuh ilmu. Imam Syafi’i pernah berkata bahwa siapa yang menginginkan dunia harus dengan ilmu, dan siapa yang menginginkan akhirat juga harus dengan ilmu. Begitu pula dengan pernikahan. Tanpa ilmu, rumah tangga ibarat kapal tanpa kompas di tengah samudra yang ganas; mudah terombang-ambing dan karam.
Banyak kasus perceraian terjadi karena hal sepele yang dibesarkan. Suami tidak paham kewajiban nafkah, istri tidak paham kewajiban taat, atau campur tangan mertua yang berlebihan. Semua ini ada aturannya dalam Islam. Islam adalah agama yang sempurna, yang mengatur adab masuk kamar mandi hingga adab mengelola negara, apalagi urusan sepenting rumah tangga.
Jangan menunggu sampai “nasi menjadi bubur”. Jangan menunggu sampai talak tiga terucap karena emosi sesaat. Jangan biarkan setan tertawa melihat perceraian umat Muslim, karena salah satu prestasi terbesar Iblis adalah memisahkan suami dari istrinya.
Jika Anda merasa ada ganjalan dalam hati, ada keraguan dalam hukum, atau ada api konflik yang mulai membesar, segera cari air untuk memadamkannya.
Saya, Ari Tusyono S.H.I, siap menjadi mitra berpikir dan pembimbing spiritual Anda dalam menata kembali kepingan hati dan rumah tangga yang mungkin sedang retak.
Mari kita wujudkan kembali keluarga yang Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah. Ingat, setiap masalah pasti ada solusinya jika kita kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah.

Simpan nomor ini. Mungkin hari ini Anda belum butuh, tapi bisa jadi esok hari, atau mungkin saudara dan kerabat Anda membutuhkannya. Sebarkan informasi ini sebagai bentuk amal jariyah kita bersama untuk menjaga keutuhan umat.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.