Kekayaan M Qodari Capai Rp261,9 Miliar, Said Didu Bongkar Fakta Mengejutkan Ini!

DEMOCRAZY.ID – Publik dikejutkan oleh laporan harta kekayaan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang dilaporkan pada 19 Januari 2025, total kekayaan Qodari tercatat mencapai Rp261,9 miliar.

Angka fantastis ini langsung memantik reaksi dan tanda tanya dari berbagai pihak, termasuk Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu.

Ia mengaku heran bagaimana seorang yang dikenal sebagai “tukang survei” dapat mengumpulkan kekayaan sebesar itu.

“Mohon maaf Qodari, saya puluhan tahun di birokrasi dan mengenal banyak pebisnis. Tapi saya tidak tahu perusahaannya Qodari, kecuali lembaga survei. Kalau bisa punya kekayaan ratusan miliar, itu tanda tanya besar,” ujar Said Didu dalam podcast Madilog bersama Indra J Piliang.

Said Didu, yang mengaku paham seluk-beluk operasional lembaga survei, menilai jumlah kekayaan Qodari tersebut “tidak masuk akal” jika hanya bersumber dari bisnis riset politik semata.

Profil Muhammad Qodari dan Indo Barometer

Muhammad Qodari memang bukan nama baru di dunia survei dan analisis politik Indonesia.

Ia adalah pendiri dan Direktur Eksekutif Indo Barometer (IB), sebuah lembaga riset independen yang telah berdiri sejak November 2006.

Namun, posisinya yang sekarang sebagai Kepala Staf Kepresidenan membuat segala aspek kehidupannya, termasuk kekayaan, menjadi sorotan yang lebih tajam.

Banyak warganet yang aktif mempertanyakan asal-usul harta tersebut, mengingat latar belakang Qodari yang lebih identik dengan dunia survei daripada dunia bisnis skala besar.

Masyarakat Menunggu Kejelasan Sumber Kekayaan

Transparansi menjadi hal yang ditunggu publik. Masyarakat menanti penjelasan resmi dari Muhammad Qodari atau pihak terkait mengenai sumber kekayaan yang mencapai ratusan miliar rupiah ini.

Kejelasan ini dinilai sebagai kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap integritas pemerintahan.

Sumber: RMOL

Artikel terkait lainnya