DEMOCRAZY.ID – Kejanggalan-kejanggalan kematian Faizah Soraya mulai terkuak. Kakak korban bernama Dimas buka suara di media sosial Instagram miliknya.
Dimas meminta polisi mengusut tuntas kasus ini karena menurutnya banyak yang janggal. Dia tak percaya ponakannya Alic**, siswa kelas 6 SD yang melakukan pembunuhan pada ibunya.
Faizah Soraya bahkan dibiarkan kritis selama hampir 2 jam tanpa pertolongan saat malam kejadian oleh suaminya Alham Humala Siagian.
Dimas menceritakan kronologi kejadian yang dialaminya adiknya Faizah Soraya kepada Pojoksatu.id, Selasa malam (16/12).
Dimas menyebut, adiknya pertama kali ditemukan dalam keadaan terluka oleh anak pertamanya pada pukul 03.00 WIB.
“Kejadian pukul 03.00 WIB, di kamar bawah, kakak dan Alic** tidur bersama mamanya dan si jantan (suami) tidur lantai atas,” kata adik.
Dari cerita yang dia dapat, si kakak atau putri sulung korban yang sudah duduk di bangku SMA ini kemudian berteriak histeris sambil memanggil ayahnya.
“Kakak menemukan mamanya bersimbah darah dan berteriak, turun lah si jantan,” kata dia.
Menurutnya, ambulans baru datang ke rumah tersebut hampir dua jam usai kejadian atau saat Subuh sekitar pukul 04.30 WIB.
“Pada pukul 04.30 WIB datang ambulan dari Colombia, menurut keterangan supir ambulans korban sudah megap-megap dan pihak ambulan menolak membawa korban karna pihak ambulans mendapatkan konfirmasi adanya pendarahan bukan penyerangan atau penikaman,” tuturnya.
Saat ambulans tiba, posisi Faizah Soraya saat itu masih dalam keadaan hidup dan sedang bersandar di pintu lemari di kamar mereka.
“Dan posisi korban duduk bersandar di pintu lemari dan setelah dinyatakan meninggal kemudian di angkat ke tempat tidur,” katanya lagi.
Dalam kondisi kritis, Soraya sempat meminta minum.
“Pada saat kejadian korban sempat meminta minum. Dan warga datang saat ambulans sudah sampai ke rumah,” katanya.
Sementara polisi tiba di rumah korban sekitar pukul 05.00 WIB setelah mendapat laporan dari warga.
“Menurut keterangan si jantan Alicia yang melakukan pembunuhan terhadap mamanya sendiri di hadapan warga serta Kepling,” ujarnya lagi.
Dimas juga membeberkan empat hal atau empat poin kejanggalan kasus ini.
1. Pada saat kejadian penikaman apakah korban tidak melawan anaknya sendiri dan berteriak.
2. Dari waktu pukul 03.00 WIB sampai ambulans datang apakah tidak ada meminta bantuan warga setempat.
Karena menurut pengakuan supir ambulans korban masih hidup pada saat dia sampai dan masih cengap-cengap dan tidak lama kemudian meninggal dunia.
3. Penikaman lebih dari 20 tusukan di punggung, perut, tangan, kaki, dan kepala korban.
4. Tidak ada luka di tangan Alicia dan yang ada luka di tangan kakaknya.
Dimas pun meminta polisi mengusut tuntas kasus kematian adiknya Faizah Soraya karena menurutnya banyak yang janggal.
Sumber: PojokSatu