DEMOCRAZY.ID – Arab Saudi menghentikan sementara pembangunan proyek paling ambisiusnya di ibu kota Riyadh, The Mukaab, pada 28 Januari 2026.
Penghentian pembangunan ‘Ka’bah baru’ ini dilakukan karena akan dilakukan peninjauan ulang prioritas belanja dan kelayakan finansial proyek-proyek raksasa dalam agenda transformasi Visi 2030.
The Mukaab merupakan salah satu proyek ikonik yang selama ini digadang-gadang sebagai simbol futuristik Visi 2030, program ambisius Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk mendiversifikasi ekonomi Saudi agar tidak lagi bergantung pada minyak.
Namun, proyek ini kini bergabung dalam daftar megaproyek yang dipangkas atau ditunda, di tengah langkah PIF, yang mengelola aset sekitar US$925 miliar, untuk mengendalikan biaya dan memprioritaskan pengeluaran.
Megaproyek ini juga menuai sorotan terkait potensi dampak lingkungannya.
Di tengah ambisi transformasi besar-besaran melalui program Vision 2030, proyek raksasa ini dinilai menghadirkan tantangan serius dari sisi keberlanjutan.
Arab Saudi menghentikan sementara pembangunan proyek paling ambisiusnya di ibu kota Riyadh, The Mukaab, pada 28 Januari 2026.
Penghentian pembangunan ‘Ka’bah baru’ ini dilakukan karena akan dilakukan peninjauan ulang prioritas belanja dan kelayakan finansial proyek-proyek raksasa dalam agenda transformasi Visi 2030.
The Mukaab merupakan salah satu proyek ikonik yang selama ini digadang-gadang sebagai simbol futuristik Visi 2030, program ambisius Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk mendiversifikasi ekonomi Saudi agar tidak lagi bergantung pada minyak.
Namun, proyek ini kini bergabung dalam daftar megaproyek yang dipangkas atau ditunda, di tengah langkah PIF, yang mengelola aset sekitar US$925 miliar, untuk mengendalikan biaya dan memprioritaskan pengeluaran.
Megaproyek ini juga menuai sorotan terkait potensi dampak lingkungannya.
Di tengah ambisi transformasi besar-besaran melalui program Vision 2030, proyek raksasa ini dinilai menghadirkan tantangan serius dari sisi keberlanjutan.
Sumber: CNBC