Isu Tersangka Kasus Ijazah Minta Maaf, Jokowi Minta Tak Diperdebatkan, Damai Hari Lubis Tegas Bantah!

DEMOCRAZY.ID – Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis menyambangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi kuasa hukum, Elida Netty, di Kelurahan Sumber, Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026) lalu.

Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis merupakan tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.

Dalam kunjungan itu, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dikabarkan meminta maaf kepada Jokowi.

Mengenai hal ini, Damai Hari Lubis sempat menegaskan dirinya tidak ambil pusing terhadap anggapan publik bahwa kunjungannya bersama Eggi Sudjana ke rumah Jokowi bertujuan untuk meminta maaf.

“Publik bebas berpendapat,” ujarnya kepada Tribunnews.com, dikutip Minggu (11/1/2026).

Damai menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda internal Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang sempat tertunda sejak April 2025, bukan langkah personal terkait perkara hukum yang sedang berjalan.

“Eggi merasa terbebani karena saat 16 April 2025 pada waktu TPUA ke Solo agenda silaturahmi Eggi tidak hadir karena faktor sakit,” ungkapnya.

“Sehingga ke Solo ini merupakan bagian langkah-langkah agenda internal organisasi TPUA yang layak dijalankan,” jelasnya.

Kata Jokowi soal 2 Tersangka Minta Maaf

Jokowi membenarkan, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis hadir didampingi kuasa hukum, Elida Netty.

Menurut Jokowi, kehadiran mereka bertujuan untuk silaturahmi.

“Telah hadir bersilaturahmi Bapak Prof Eggi Sudjana dan Bapak Damai Hari Lubis ke rumah saya.”

“Benar beliau-beliau hadir didampingi oleh pengacara Bu Elida Netty dan itu adalah kehadiran untuk silaturahmi,” ungkapnya di kediamannya, Rabu (14/1/2026), dilansir TribunSolo.com.

Namun, Jokowi enggan mengonfirmasi apakah dalam pertemuan tersebut terdapat permintaan maaf dari kedua tersangka kasus tudingan ijazah palsu.

Jokowi menekankan bahwa inti pertemuan adalah niat baik untuk bersilaturahmi.

Ia lantas meminta agar ada atau tidaknya permintaan maaf dari kedua tersangka, tak menjadi perdebatan.

“Saya sangat menghargai. Dan saya sangat menghormati silaturahmi beliau berdua.”

“Menurut saya ada atau tidak itu tidak perlu diperdebatkan. Karena menurut saya niat baik silaturahmi itu harus saya hormati dan saya hargai,” papar Jokowi.

Damai Hari Lubis Bantah Ada Permintaan Maaf

Terbaru, Damai Hari Lubis dengan tegas menyampaikan bahwa dalam pertemuan di rumah Jokowi tidak ada permintaan maaf.

“Tidak ada minta maaf, Bang Eggi sampaikan, ‘saya di sini, saya bukan minta maaf’,” ungkap Damai, Rabu, dikutip dari YouTube Kompas TV.

“Kalau persepsinya datang minta maaf, silaturahim, baik-baikan memang dua-duanya (Eggi dan Jokowi)” jelasnya.

Saat ditanya lagi soal kabar minta maaf itu, Damai menegaskan kembali bahwa tidak ada permintaan maaf kepada Jokowi.

“Enggak ada (permintaan maaf), saya enggak bawa apa-apa (cuma ngobrol)” tambahnya.

Suasana Pertemuan di Rumah Jokowi

Ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, membenarkan kunjungan Eggi Sudjana dkk.

Kompol Syarif menyampaikan, saat pertemuan turut hadir Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) Darmizal serta Sekretaris Jenderal ReJO Rakhmad.

“Ya, betul pada sore hari Bapak Joko Widodo menerima silaturahmi dari Saudara Eggi Sudjana dan Saudara Damai Hari Lubis didampingi Saudari Elida Netty selaku kuasa hukum Saudara Eggy Sudjana,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).

Sementara itu, Sekjen ReJO Prabowo–Gibran, Muhammad Rahmad, mengungkapkan pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi.

Pertemuan keduanya di kediaman Jokowi disebut tidak terdokumentasi.

Rahmad pun mengakui pertemuan berlangsung sangat tertutup.

“Saat pertemuan tidak ada foto dan video, namun sangat mengharukan.”

“Karena pertemuan sangat terbatas dan tertutup, tidak sempat mendokumentasikan.”

“Namun saya menyaksikan sendiri bagaimana Pak Eggi dan Pak Hari Damai Lubis berpelukan dengan Pak Jokowi sangat erat,” ungkapnya, Jumat, masih dari TribunSolo.com.

Rahmad yang ikut mendampingi mengaku turut terharu dengan adanya pertemuan ini.

“Kami yang menyaksikan turut berkaca-kaca. Pertemuan Pak Eggi Sudjana dan Pak Hari Damai Lubis dengan Pak Jokowi adalah pertemuan patriotik yang patut menjadi suri teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” imbuh Rahmad.

Tanggapan Kubu Roy Suryo

Kuasa Hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin, memastikan perjuangan membuktikan ijazah Jokowi masih berlanjut.

Khozinudin mengatakan, hingga saat ini kliennya yakni Roy Suryo, Rismon Sianipar, Tifauzia Tyassuma, dan beberapa lagi tetap meyakini ijazah Jokowi palsu.

“Klien kami tetap konsisten membongkar ijazah palsu Jokowi,” katanya kepada wartawan, Sabtu (10/1/2026).

Khozinudin memandang pertemuan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis dengan Jokowi tak ada kaitannya dengan objek perkara ijazah palsu.

Menurutnya, sejak awal Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis sudah memiliki kuasa hukum sendiri.

Khozinudin lantas menekankan kliennya tidak terpengaruh dengan manuver Eggi dan Damai.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya