DEMOCRAZY.ID – Isu reshuffle atau perombakan kabinet kembali mencuat usai Lebaran 2026.
Sejumlah nama menteri mulai dikaitkan dengan kemungkinan pergantian, meski hingga kini belum ada kepastian resmi dari pemerintah.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya tidak membenarkan maupun membantah kabar reshuffle tersebut.
Ia meminta publik menunggu penjelasan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
“Tunggu saja,” ujar Teddy di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (7/4/2026) seperti dilansir Kompas.com.
Saat ditanya apakah reshuffle akan dilakukan pada April 2026, Teddy tidak memberikan jawaban pasti.
“Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” tambahnya.
Partai Golkar turut merespons isu yang berkembang.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menyatakan keyakinannya bahwa kader Golkar di kabinet tidak akan terdampak reshuffle.
“Kami yakin tidak kena reshuffle. Mudah-mudahan tidak ada yang di-reshuffle dari Partai Golkar,” ujar Sarmuji, Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan bahwa keputusan reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden.
Menurutnya, Presiden paling memahami kinerja dan komposisi kabinetnya.
Kabar reshuffle sebenarnya sudah beredar sejak awal 2026.
Bahkan, perombakan kabinet disebut-sebut sebagai reshuffle jilid lanjutan dalam pemerintahan Presiden Prabowo.
Isu ini semakin menguat setelah adanya dinamika pergantian posisi di lingkungan pemerintahan.
Selain itu, beredar kabar bahwa reshuffle bisa menyasar lebih dari lima kementerian.
Namun hingga kini, pemerintah belum memberikan kepastian terkait waktu pelaksanaannya.
Berikut sejumlah nama yang santer disebut berpotensi terdampak reshuffle sepanjang tahun 2026:
Perlu dicatat, daftar ini masih sebatas isu yang beredar dan belum dikonfirmasi secara resmi.