DEMOCRAZY.ID – Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Selasa menyatakan akan menyerang pasukan Zionis Israel di Jalur Gaza jika Zionis terus melancarkan serangan ke Lebanon dan wilayah Palestina.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan kawasan yang melibatkan sejumlah aktor regional.
“Jika kejahatan terhadap warga sipil Lebanon dan Palestina berlanjut, konsentrasi pasukan musuh di bagian utara wilayah pendudukan Palestina dan Gaza akan menjadi sasaran serangan rudal dan drone dari Iran,” demikian pernyataan IRGC yang dikutip kantor berita Fars News Agency, Rabu (25/3/2026).
Ketegangan antara Zionis Israel dan Hezbollah meningkat sejak 2 Maret, ketika kelompok Lebanon itu kembali meluncurkan roket ke wilayah Israel di tengah memburuknya situasi regional.
Zionis kemudian membalas dengan serangan besar-besaran ke Lebanon, termasuk wilayah selatan, Lembah Beqaa, dan pinggiran Beirut.
Pada 16 Maret, militer Zionis Israel secara resmi mengumumkan operasi darat di Lebanon selatan.
Langkah ini menandai eskalasi signifikan dalam konflik yang sebelumnya lebih banyak diwarnai serangan lintas perbatasan.
Namun, kesepakatan gencatan senjata yang dicapai melalui mediasi internasional pada November 2024 tidak dijalankan oleh pihak penjajah Zionis Israel.
Pemerintah Lebanon berulang kali melaporkan adanya pelanggaran yang dilakukan Israel, yang dinilai semakin memperkeruh situasi dan meningkatkan risiko konflik regional yang lebih luas.
Sumber: Inilah