Intip Kekayaan ‘Raksasa’ Luhut Binsar Pandjaitan, Dari Mana Cuannya?

DEMOCRAZY.ID – Luhut Binsar Pandjaitan menjabat berbagai posisi strategis di pemerintahan.

Itu membuatnya bisa mengumpulkan uang hingga triliunan rupiah, lho! Lalu, berapa total kekayaannya dan dari mana sumbernya?

Luhut Binsar Panjaitan termasuk nama paling seksi di belantika politik Indonesia. Ia pernah memegang berbagai jabatan strategis.

Pria asal Sumatera Utara itu sempat menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan era Presiden Joko Widodo.

Jokowi juga pernah menggantikan posisi Luhut Binsar Pandjaitan menjadi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Pada awal pemerintahan Prabowo Subianto, Luhut tak lagi menjadi menteri.

Ia ditugaskan sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan.

Dengan berbagai posisi penting dan pengalamannya, tak sedikit orang yang penasaran dengan pendapatan dan total kekayaan Luhut Binsar Panjaitan.

Rincian Harta Kekayaan Luhut Pandjaitan menurut LHKPN

Luhut Binsar Pandjaitan memiliki harta kekayaan Rp 1.043.460.709.886 (Rp 1,04 triliun) berdasarkan laporannya ke LHKPN KPK pada 22 Maret 2024.

Berikut adalah rincian kekayaan Luhut Binsar Pandjaitan:

1. Tanah dan bangunan: Rp 251,6 miliar

  • Tanah seluas 12.012 m² di Kabupaten/Kota Bogor (hasil sendiri): Rp 3.465.885.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 3.396 m²/150 m² di Kota Jakarta Timur (hasil sendiri): Rp 14.807.148.000.
  • Tanah seluas 59 m² di Kabupaten/Kota Badung (hasil sendiri): Rp 683.111.955.
  • Tanah seluas 2.300 m² di Kabupaten/Kota Badung (hasil sendiri): Rp 26.629.788.045.
  • Tanah dan bangunan seluas 798 m²/400 m² di Kota Jakarta Pusat (warisan): Rp26.676.250.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 1.188 m²/230 m² di Kota Jakarta Timur (hasil sendiri): Rp5.537.190.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 1.998 m²/1.411 m² di Kota Jakarta Selatan (hasil sendiri): Rp139.438.554.000.
  • Tanah seluas 400 m² di Kota Malang (hibah tanpa akta): Rp97.200.000.
  • Tanah seluas 2.350 m² di Kota Jakarta Selatan (hasil sendiri): Rp6.530.650.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 2.704 m²/390 m² di Kota Jakarta Timur (hasil sendiri): Rp12.385.152.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 3.376 m²/823 m² di Kabupaten/Kota Tapanuli Utara (hasil sendiri): Rp515.115.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 22.210 m²/2.315 m² di Kabupaten/Kota Tapanuli Utara (hasil sendiri): Rp2.704.805.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 2.679 m²/2.155 m² di Kabupaten/Kota Toba Samosir (hasil sendiri): Rp2.714.592.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 825 m²/450 m² di Kabupaten/Kota Toba Samosir (hasil sendiri): Rp 579.600.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 6.869 m²/823 m² di Kabupaten/Kota Toba Samosir (hasil sendiri): Rp1.126.376.000.
  • Tanah dan bangunan seluas 700 m²/140 m² di Kabupaten/Kota Simalungun (hasil sendiri): Rp128.100.000.
  • Tanah seluas 2.628 m² di Kabupaten/Kota Bogor (hasil sendiri): Rp748.980.000.
  • Tanah seluas 24.011 m² di Kabupaten/Kota Bogor (hasil sendiri): Rp6.843.135.000.

2. Alat transportasi dan mesin: Total Rp 6.253.097.000

  • Mobil Isuzu Panther LM 25 Tahun 2006 (hasil sendiri): Rp60.000.000.
  • Motor Honda Solo NF11T11C1MT Tahun 2015 (hasil sendiri): Rp7.450.000.
  • Mobil Toyota Alphard 3.5 Q AT Tahun 2016 (hasil sendiri): Rp825.000.000.
  • Motor Honda Beat Tahun 2020 (hasil sendiri): Rp17.647.000.
  • Mobil Sedan Lexus LS500h Executive AT Tahun 2022 (hasil sendiri): Rp3.535.000.000.
  • Mobil Toyota Alphard 2.50 AT Tahun 2022 (hasil sendiri): Rp1.279.200.000.
  • Mobil Mitsubishi Triton 24LD Cult 4×4 AT Tahun 2023 (hasil sendiri): Rp528.800.000.

3. Harta bergerak lainnya: Rp 3.382.794.000.

4. Surat berharga: Rp 374.782.911.700.

5. Kas dan setara kas: Rp 164.077.989.274.

6. Harta lainnya: Rp 294.590.583.669.

7. Utang: Rp 51.238.297.757.

8. Total kekayaan (dikurangi utang): Rp 1.043.460.709.886.

Dari mana Saja Sumber Penghasilan Luhut Binsar Pandjaitan?

Harta Luhut Binsar Pandjaitan dikumpulkan dari gajinya sebagai pejabat negara.

Berdasarkan PP Nomor 75 Tahun 2000, gaji yang diterima Luhut sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional setara dengan upah tertinggi menteri.

Perpres Nomor 60 Tahun 2000 mengatur besaran gaji pokok menteri sebesar Rp 5.040.000 dan tunjangan Rp 13.608.000 setiap bulannya.

Dengan begitu, Luhut Binsar Pandjaitan bakal mengantongi Rp 18.648.000 per bulan. Ia juga mendapat nominal yang sama sebagai Penasihat Khusus Presiden.

Itu sesuai PP Nomor 137 2024 yang menjelaskan, Penasihat Khusus Presiden, Utusan Khusus Presiden, Staf Khusus Presiden, dan Staf Khusus Wakil Presiden mendapatkan gaji dan tunjangan yang setara dengan menteri.

Dengan dua jabatan itu, total gaji Luhut Binsar Pandjaitan setiap bulannya mencapai Rp Rp 37.296.000.

Selain itu, kekayaan Luhut juga berasal dari berbagai bisnisnya di sektor pertambangan, energi, perkebunan, hingga properti.

Berikut adalah deretan bisnis Luhut Binsar Pandjaitan yang diolah dari berbagai sumber:

  1. PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA)
  2. PT Adimitra Baratama Nusantara
  3. PT Indomining
  4. PT Trisensa Mineral Utama
  5. PT Kutai Energi
  6. PT Energi Mineral Langgeng
  7. PT Fairfield Indonesia
  8. PT Pusaka Jaya Palu Power
  9. PT Kartanegara Energi Perkasa
  10. PT Perkebunan Kaltim Utama I
  11. PT Tritunggal Sentra Buana
  12. PT Admira Lestari
  13. PT Smartias Indo Gemilang
  14. PT Rakabu Sejahtera
  15. PT Kabil Citranusa
  16. PT Toba Pegembang Sejahtera

Sumber: Inilah

Artikel terkait lainnya