DEMOCRAZY.ID – PM Israel Benjamin Netanyahu, menepis rumor kematiannya yang viral di media sosial dengan mengunggah video santai di sebuah kedai kopi di Yerusalem.
Klaim pihak Israel menyebut bahwa Netanyahu minum kopi di sebuah kafe di daerah Staf, dekat Yerusalem.
Tak hanya Netanyahu yang jadi sorotan pada video tersebut, sosok barista cantik juga jadi perhatian warganet di sosial media.
Seorang gadis berambut pirang muncul sekilas dalam rekaman tersebut.
Dalam waktu kurang dari 24 jam setelah diunggah, warganet ramai membicarakan sosok barista perempuan yang dianggap mencuri perhatian karena parasnya.
Banyak pengguna media sosial menyebutnya sebagai barista paling cantik dan menjadikannya topik perbincangan di berbagai platform sosial media.
Bahkan penasihat Netanyahu, Topaz Luk, ikut menulis di platform X bahwa “seorang barista yang sangat ramah tiba-tiba menjadi viral”.
Pihak kafe memilih tidak mengungkap identitas lengkap barista tersebut.
Dilansir dari Maariv, pihak kafe menyatakan ingin menjaga privasi pegawainya yang masih berusia 17 tahun.
Keluarga barista juga meminta publik menghormati privasinya, meski diakui bahwa ia merasa bangga sekaligus terkejut dengan perhatian besar yang diterimanya.
Dalam video yang viral itu, Netanyahu terlihat membeli kopi sambil bercanda dengan kameramen.
Saat disebut bahwa ada rumor di internet yang mengatakan dirinya sudah meninggal, ia menjawab sambil tertawa, “Saya mati… mati untuk kopi. Saya juga mati untuk rakyat saya.”
אומרים שאני מה? צפו >> pic.twitter.com/ijHPkM3ZHZ
— Benjamin Netanyahu – בנימין נתניהו (@netanyahu) March 15, 2026
Perdebatan semakin panas karena sebagian warganet menuduh video tersebut dibuat dengan teknologi AI.
Untuk menepis rumor tersebut akun mossad bahkan sampai ikutan memberikan klarifikasi.
Badan intelijen Israel menyatakan bahwa rekaman itu asli dan benar-benar diambil di kafe tersebut.
Sementara itu, akun analisis teknologi SmophyAI menyebut terdapat banyak kejanggalan pada beberapa frame video Netanyahu.
Salah satu yang paling disorot adalah cangkir kopi yang terlihat miring namun tidak menumpahkan cairan, bahkan busa di atasnya bergerak tidak wajar saat disentuh.
Bahkan saat PM Israel itu mencicipi kopi di gelas tersebut, isinya sama sekali tidak berkurang.
Kejanggalan lain ditemukan pada layar mesin kasir di belakang Netanyahu.
Tulisan di layar terlihat terlalu tajam dibanding kualitas gambar sekitarnya, menampilkan tanggal 15/03/2026 dengan total pembayaran nol serta overlay berbahasa Ibrani yang disebut mirip promosi era pandemi COVID-19, bukan situasi saat ini.
Akun itu juga menyoroti keberadaan orang bermasker di dalam dan luar kafe, yang dinilai tidak lazim untuk kondisi tahun 2026.
Masker hitam dan abu-abu yang terlihat pada beberapa orang disebut lebih identik dengan periode 2020–2021 saat pandemi masih berlangsung.
Selain itu, perubahan warna pada wajah dan leher beberapa orang dalam video turut menjadi sorotan.
Munculnya bercak oranye atau cokelat hangat dianggap sebagai masalah sangat umum pada gambar yang dihasilkan model AI, terutama pada rekaman dengan pencahayaan tidak stabil.
Sumber: Suara