DEMOCRAZY.ID – Nama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati muncul dalam dokumen yang termasuk dalam kumpulan arsip yang dikenal sebagai Epstein Files, yang dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.
Namun, kemunculan namanya tidak berkaitan dengan hubungan personal maupun aktivitas Jeffrey Epstein.
Penyebutan nama Sri Mulyani berasal dari dokumen resmi World Bank Group, tempat ia pernah menjabat sebagai Managing Director sekaligus Chief Operating Officer (COO). Dokumen tersebut merupakan arsip kelembagaan, bukan dokumen pribadi milik Epstein.
Dokumen tersebut berupa komunikasi internal dan artikel institusional World Bank Group tertanggal 18 Juni 2014.
Arsip ini kemudian ikut masuk dalam kumpulan dokumen yang dirilis ke publik sebagai bagian dari proses hukum kasus Epstein.
Kumpulan arsip tersebut mencakup berbagai dokumen organisasi, laporan resmi, serta komunikasi lembaga internasional yang sebelumnya disita dalam proses penyelidikan.
Isi dokumen tersebut membahas peluncuran President’s Delivery Unit (PDU), sebuah unit strategis di World Bank yang bertugas memantau pencapaian target pembangunan dan meningkatkan akuntabilitas kinerja lembaga.
Nama Sri Mulyani muncul dalam kapasitas resminya sebagai pejabat tinggi World Bank Group.
Dokumen tersebut hanya memuat pernyataan institusional yang berkaitan dengan tugas dan peran lembaga.
Tidak ditemukan komunikasi pribadi, hubungan langsung maupun tidak langsung dengan Jeffrey Epstein, ataupun aktivitas di luar konteks pekerjaan resmi di lembaga tersebut.
Dalam dokumen internal itu, Sri Mulyani menekankan pentingnya delivery unit sebagai pelengkap sistem evaluasi kinerja yang sudah berjalan di World Bank Group.
Ia menilai unit tersebut membantu memastikan target pembangunan yang disepakati dengan negara-negara mitra dapat tercapai dengan pemantauan lebih efektif.
Sri Mulyani juga menyoroti indikator kinerja terkait International Development Association (IDA), khususnya percepatan penyaluran bantuan dan komitmen pendanaan, yang dinilai mencerminkan upaya penyederhanaan proses internal lembaga.
Seluruh isi pernyataan tersebut berkaitan dengan reformasi tata kelola dan peningkatan efektivitas organisasi internasional.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Crypto Wave Indonesia (@cryptowaveid)
Penelusuran isi dokumen menunjukkan tidak ada kaitan antara Sri Mulyani dan Jeffrey Epstein. Nama Epstein bahkan tidak disebutkan dalam dokumen tersebut.
Tidak terdapat pembahasan mengenai hubungan personal, transaksi keuangan, ataupun jaringan yang berkaitan dengan Epstein.
Nama Sri Mulyani muncul semata karena posisinya sebagai pejabat World Bank saat dokumen institusional itu dibuat.
Epstein Files bukan hanya berisi dokumen yang berkaitan langsung dengan aktivitas pribadi Epstein, tetapi merupakan kumpulan besar dokumen hukum yang mencakup berbagai arsip organisasi, komunikasi internal, serta laporan institusi.
Dokumen World Bank yang memuat nama Sri Mulyani termasuk arsip kelembagaan yang ikut terdokumentasi dalam proses hukum tersebut.
Karena itu, kemunculan nama pejabat publik dalam dokumen tersebut tidak otomatis menunjukkan keterlibatan dengan kasus Epstein.
@cryptofrontier.id 🔥 Nama Sri Mulyani Indrawati muncul di dokumen Jeffrey Epstein — fakta, atau cuma potongan tanpa konteks? Baru baru ini Anak dari kemenkeu yakni Yudo Sadewa Mengupload Cerita instagram tentang munculnya nama Sri Mulyani Indrawati dalam file jeffrey epstein Tapi penting dicatat: 👉 Munculnya nama dalam dokumen tidak otomatis berarti terlibat kasus apa pun. 👉 Banyak dokumen Epstein berisi kontak, kutipan laporan, atau referensi kerja lintas institusi global. 👉 Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi keterlibatan Sri Mulyani dalam perkara Epstein. Di era viral seperti sekarang, potongan PDF bisa cepat jadi narasi besar — padahal konteks adalah segalanya. Menurut kamu ini murni misleading context atau perlu investigasi lanjutan? Tulis pendapatmu di kolom komentar & follow untuk update global → dampaknya ke market. #jeffreyepstein #epstein #breakingnews #news #update ♬ suara asli – sxmldn
Selain Sri Mulyani, beberapa tokoh Indonesia juga disebut dalam berbagai dokumen yang masuk dalam arsip tersebut, namun dalam konteks yang berbeda-beda.
Nama Hary Tanoesoedibjo muncul dalam dokumen terkait proyek bisnis dengan Donald Trump di Indonesia.
Sementara nama Eka Tjipta Widjaja disebut dalam transaksi properti yang berkaitan dengan aset milik Trump.
Adapun nama Presiden Joko Widodo dan Sri Mulyani juga muncul dalam bentuk kliping berita atau laporan analisis ekonomi, bukan dalam konteks hubungan personal dengan Epstein.
Nama Presiden ke-2 RI Soeharto juga disebut secara tidak langsung dalam dokumen terkait rencana penulisan buku yang diusulkan seseorang kepada Epstein, tanpa menunjukkan adanya hubungan pribadi.
Dengan demikian, kemunculan nama Sri Mulyani dalam Epstein Files bersifat administratif dan berkaitan dengan dokumen institusional World Bank Group mengenai peluncuran unit kerja pada 2014, bukan keterlibatan personal dalam jaringan Epstein.
Sumber: KaltimToday