Gabung B.O.P. Sudah Jelas Pro Penjajahan Zionis Israel & Amerika, Prabowo Tak Usah Berdalih!

Gabung B.O.P. Sudah Jelas Pro Penjajahan Zionis Israel & Amerika, Prabowo Tak Usah Berdalih!

Oleh: Ahmad Khozinudin, S.H. | Advokat & Aktivis

Prabowo Subianto dikabarkan siap mengeluarkan Indonesia dari Board of Peace (BoP) jika dewan besutan Donald Trump itu tidak sejalan dengan kepentingan Indonesia terkait Palestina.

Hal itu diungkap oleh Sekretaris Majelis Syura DPP Front Pembela Islam (FPI) Hanif Alatas yang menjadi salah satu perwakilan organisasi masyarakat Islam yang diundang buka puasa bersama dengan Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3) malam.

Prabowo masih mengira, rakyat Indonesia masih bisa dibodohi dengan menyewa sejumlah ulama hadir di istana.

Sebagaimana diketahui, Buya Yahya dari Cirebon, seusai menghadiri undangan Prabowo di istana meminta rakyat mendoakan Prabowo sambil mengingatkan menjalankan tugas Presiden itu berat.

Sebenarnya, tugas Presiden itu sederhana, taati konstitusi. Presiden sudah diberikan jobdes oleh konstitusi, dalam mengemban tugas dan amanat rakyat.

Menjadi berat dan mendapat kritik dari rakyat, manakala Presiden menyimpang dari konstitusi.

Kebijakan Presiden terkait B.O.P, perjanjian dagang resiprokal dengan Amerika hingga mengirim TNI ke Gaza, adalah deretan kebijakan yang menentang konstitusi.

Agar tidak dikritik rakyat dan amanah konstitusi dapat dijalankan, semestinya Prabowo tinggal taati konstitusi dan keluar dari B.O.P.

Bukan malah membangun argumentasi halu, dengan menyatakan akan keluar dari B.O.P jika tak dapat membantu kemerdekaan Palestina.

Analoginya, seperti orang yang masuk ke toilet, dengan menyatakan :

“Kalau saya tak bisa bersuci dan menghilangkan hadas, saya akan keluar dari toilet”.

Padahal, sudah jelas untuk bersuci bukan ke toilet, melainkan ke tempat wudhu.

Untuk bersuci, jika tujuannya ikhlas untuk bersuci, maka orang yang sudah terlanjur di toilet segera keluar dari toilet dan bergegas menuju tempat wudhu. Bukan malah asyik ngobrol sambil merokok di toilet.

Gabung B.O.P, sudah jelas tidak akan membantu Palestina. Bahkan, makin mengokohkan penjajahan zionis Israel yang didukung Amerika.

Indonesia, dijadikan budak Amerika oleh Trump, untuk mengokohkan dominasi Amerika di Timur Tengah, sekaligus mengokohkan penjajahan zionis atas Palestina.

Jika Prabowo taat konstitusi dan ingin jabatannya tidak menjadi beban, segera keluar dari B.O.P.

Para Ulama, juga jangan mau jadi tukang cebok Prabowo dengan sibuk membela kebijakan Prabowo.

Ulama itu harus menjaga jarak dengan penguasa, jangan mendatangi pintu kekuasaan dan menjadi kacung penguasa.

Semestinya, Indonesia segera keluar dari B.O.P, membatalkan perjanjian dagang dengan Amerika dan menarik TNI dari Gaza.

Prabowo fokus melayani rakyat, jangan malah sibuk melayani Trump dan zionis Israel. ***

Artikel terkait lainnya