Dugaan Ada ‘Orang Besar’ Menguat, Joman Soroti Tokoh yang Tiba-Tiba Muncul di Kasus Ijazah Jokowi!

DEMOCRAZY.ID – Isu dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi kembali memanas.

Wakil Ketua Umum Joman, Andi Azwan, memantik perhatian publik setelah menyebut adanya kecurigaan bahwa “orang besar” berada di balik gencarnya tudingan tersebut.

Nama-nama yang disebutnya membuat dugaan itu terasa semakin mengerucut.

Wakil Ketua Umum Jokowi Mania (Joman), Andi Azwan, secara terbuka melontarkan kecurigaan bahwa orang besar yang disebut Joko Widodo atau Jokowi berada di balik isu dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 tersebut, merujuk pada sejumlah tokoh yang berafiliasi dengan Partai Demokrat.

Kecurigaan ini muncul setelah pihaknya mengamati kemunculan beberapa nama yang gencar menyuarakan tuduhan ijazah palsu.

Dalam sebuah wawancara, Andi Azwan mempertanyakan latar belakang politik dari tokoh-tokoh yang tiba-tiba ikut bersuara dalam kasus ini, dan ia menilai banyak dari mereka berasal dari Partai Demokrat.

“Coba kita lihat ya, Denny Indrayana tiba-tiba ngomong, saya bertanya wah Denny Indrayana kan Demokrat, terus disebut juga Agus Samsudin itu dari Demokrat, Roy Suryo Demokrat, Subhan Palal Demokrat. Wah ini apakah di belakangnya itu mereka? Big Question,” ujar Andi, seperti dikutip dari tayangan The Daily Buzz pada Selasa (18/11/2025).

Keterkaitan dengan Pernyataan Jokowi

Menurut Andi, kemunculan nama-nama dari partai yang sama ini secara tidak langsung mengaitkan kembali pada pernyataan Jokowi di masa lalu yang menyebut adanya “orang besar” yang memainkan isu ini.

“Saya enggak menuduh ya, orang akan berpikir itu. Jadi kita mengaitkan lagi pada akhirnya. Wah Pak Jokowi pernah ngomong nih, ada orang besar di belakang itu,” tegasnya, seperti dilansir TribunJakarta.com.

Andi juga mengindikasikan bahwa pergerakan isu ini tidak hanya datang dari dalam negeri.

“Ya kalau jelas kan kita tahu lah, bagaimana misalnya dari luar negeri siapa yang bermain, kita juga tahu,” tambahnya, memicu spekulasi lebih lanjut mengenai kompleksitas kasus ini.

Siap Tempur di Pengadilan: 130 Saksi dan 700 Bukti

Menghadapi kasus yang kini telah berproses di pengadilan, Joman menyatakan kesiapan penuh untuk membuktikan keaslian ijazah Presiden Jokowi.

Pihak Joman telah menyiapkan “amunisi” pembuktian yang sangat lengkap.

“Ya, ada 130 saksi, ada 20 saksi ahli dengan 700 barang bukti ini berkaitan semua,” kata Andi, merinci kekuatan pembuktian yang mereka siapkan.

Bukti-bukti yang disiapkan diklaim mencakup seluruh perjalanan studi Jokowi di Universitas Gadjah Mada (UGM), mulai dari awal masuk hingga lulus.

“Dari Gadjah Mada, buktinya hampir 100 lebih yang berkaitan dengan Pak Jokowi, waktu dia masuk pertama dari koran yang namanya kayak Sipenmaru sampai dia selesai, dia punya dokumentasi, berikut juga ijazah teman-temannya yang sudah dia rangkum dan dia tinggal bikin satu beberapa bundel,” pungkasnya.

Semua berkas pembuktian tersebut, menurut Andi, siap dibawa dan dibuka dalam agenda pembuktian di persidangan untuk membungkam isu ijazah palsu secara definitif.

Sumber: Tribun

Artikel terkait lainnya