Denny Indrayana Semprot Jokowi: Kalau Berani Tunjukkan Ijazah Asli, Tak Perlu Ada Rakyat yang Dipenjara!

DEMOCRAZY.ID – Pakar hukum sekaligus eks staf khusus Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Denny Indrayana kembali menyoroti penetapan Roy Suryo cs sebagai tersangka dalam kasus ijazah Joko Widodo.

Denny sejak awal adanya kriminalisasi yang terjadi buntut dugaan pencemaran nama baik oleh para tersangka yang menyebut ijazah Jokowi palsu itu telah menentang keras hal ini.

Denny mengungkap pengalamannya yang juga pernah dikriminalisasi. Dia menyebut posisi tersangka saat berhadapan dengan kekuasaan sangat tidak ideal.

“Saya pernah dikriminalisasi saya paham bagaimana berhadapan dengan kekuasaan itu posisi tersangka itu kadang-kadang tidak ideal,” jelasnya dikutip Threads Sabtu (22/11/2025).

Menurutnya banyak hal-hal yang merugikan tersangka apalagi jika memang lawan yang melaporkannya memiliki kekuasaan.

“Aturan main, lapangan permainan itu tidak ideal bagi kita apalagi kita berhadapan dengan kekuasaan, berhadapan dengan pak Jokowi,” sebutnya.

Denny cukup menyayangkan sikap Jokowi yang saat dituding ijazahnya palsu tidak langsung menunjukkan ijazahnya.

Tidak seperti yang dilakukan oleh Hakim Mahkamah Konstitusi Arsul Sani yang juga sempat tersandung dugaan ijazah palsu.

Saat itu, Arsul langsung menunjukkan ijazahnya. Arsul juga juga tidak berniat melaporkan orang yang menuding ijazahnya palsu.

“Seharusnya pak Jokowi sebagaimana pak Arsul tunjukan saja ijazahnya dan pak Arsul bilang saya tidak akan melaporkan pidana orang yang melaporkan ijazah saya kenapa seorang negarawan hakim konstitusi seperti Arsul bisa mengambil posisi itu kenapa pak Jokowi yang presiden tidak bisa,” jelasnya.

Andai saja sedari awal kata Denny Jokowi menunjukkan ijazahnya, mala kemungkinan kontroversi ini tidak akan berlarut-larut seperti sekarang.

“Sehingga kita kemudian tidak ditarik pada persoalan yang terus berlarut pak Jokowi tunjukkan kalau kemudian kalau ijazahnya betul-betul asli dengan cara verifikasi yang benar tidak perlu masuk pidana,” pungkasnya.

Dalam keterangan yang sama, Denny cukup mengecam sikap Jokowi yang memenjarakan rakyat yang memberi kritik padanya.

“Kalau Pak Jokowi sedari awal berani menunjukkan ijazah aslinya, tidak perlu ada proses pidana, dan tidak ada rakyat yang masuk penjara,” tulisnya.

Sumber: Fajar

Artikel terkait lainnya