DEMOCRAZY.ID – Organisasi masyarakat (Ormas) GP Ansor menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Trans7.
Mereka mengecam keras tayangan di stasiun televisi tersebut karena dianggap menghina kyai Nahdlatul Ulama (NU).
Perwakilan orasi menyebut pertumpahan darah halal untuk dilakukan demi membela nama baik kyai dan pesantren NU.
“Halal darah kalian apabila kalian mengolok-olok ulama Nahdlatul Ulama,” katanya dikutip dari video di akun X @lobaKaheureui pada Sabtu, 18 Oktober 2025.
Dalam demonstrasi tersebut, GP Ansor menyatakan siap menggorok leher karyawan Trans7 apabila mendapatkan persetujuan dari para kyai.
“Ansor dan Banser siap menjalankan perintah para kyai apabila kyai perintahkan. Hari ini kami gorok,” ujarnya.
Menurutnya, jumlah anggota Ansor dan Banser yang mengikuti demonstrasi tersebut baru perwakilan saja.
Ia mengatakan pihaknya bakal mengajak seluruh anggota Ormas dari berbagai penjuru Indonesia untuk menggeruduk kantor Trans7.
Perwakilan orasi menegaskan umat NU tidak akan ragu untuk membakar habis gedung milik pebisnis Chairul Tanjung itu.
“Bayangkan 100 juta umat Nahdlatul Ulama apabila datang ke kantor kalian, kubakar ini. Saya kira tidak sampai 10 menit akan hangus ini,” pungkasnya.
Ancamannya ngeri banget..pic.twitter.com/4ZSbCZstbZ
— kang One (@lobaKaheureui) October 17, 2025
Sumber: SuaraNasional