Damai Hari Lubis Klarifikasi Kunjungan ke Jokowi: Atas Permintaan Eggi Sudjana dan Agenda Internal TPUA

DEMOCRAZY.ID – Damai Hari Lubis memberikan klarifikasi terkait kunjungannya ke Solo kediaman Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan menjadi sorotan publik.

Damai menegaskan, kehadirannya ke Solo bukan atas kepentingan pribadi, melainkan atas permintaan langsung Eggi Sudjana dalam rangka agenda internal organisasi Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).

Damai menjelaskan, sebelumnya pada 16 April 2025, TPUA memiliki agenda silaturahmi ke Solo.

Namun, saat itu Eggi Sudjana tidak dapat hadir karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan.

“Benar, saya Damai Hari Lubis menemani ke Solo karena diminta oleh Saudara Eggi. Saat agenda TPUA pada 16 April 2025, beliau berhalangan hadir karena sakit, sehingga kunjungan lanjutan ini menjadi bagian dari langkah internal organisasi,” ujar Damai dalam keterangannya, Sabtu (10/1/2026).

Menurut Damai, langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi yang berkembang, khususnya adanya faktor eksternal yang terindikasi kuat berupaya memecah belah soliditas internal TPUA.

“Gejala-gejala upaya memecah kekompakan TPUA itu nyata terasa. Pada titik tertentu, hal tersebut hanya bisa diredam melalui kebijakan khusus yang diambil oleh dua tokoh senior TPUA, semata-mata demi kebaikan organisasi,” jelasnya.

Damai berharap klarifikasi ini dapat disampaikan secara luas melalui media agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah publik serta mampu mencegah berkembangnya fitnah dari pihak mana pun.

“Mudah-mudahan klarifikasi ini bisa menjernihkan suasana dan menghentikan narasi fitnah yang beredar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Damai menyampaikan bahwa penjelasan yang lebih komprehensif terkait agenda dan sikap organisasi TPUA akan disampaikan langsung oleh Eggi Sudjana selaku ketua, atau melalui perwakilan resmi TPUA, pada waktu yang akan ditentukan.

“Insya Allah akan ada penjelasan lebih lengkap dari Ketua TPUA agar semuanya terang dan tidak lagi disalahartikan,” pungkasnya.

Sekjen Rejo Sebut Damai Hari Lubis Minta Maaf kepada Jokowi

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Relawan Jokowi (Rejo) M Rahmad menyebut Damai Hari Lubis telah meminta maaf kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat berkunjung ke kediaman Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Kamis (8/1/2026).

Sebagai informasi, dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Jokowi, Damai dan Eggi Sudjana, dilaporkan bertemu Jokowi di Solo pada Kamis.

Menurut Rahmad, dalam kunjungan tersebut, keduanya bukan hanya membahas ijazah Jokowi, tetapi juga hal-hal lain.

“Memang yang dibahas bukan hanya soal ijazah, ada empat hal yang dibahas,” kata dia dalam dialog Kompas Petang Kompas TV, Jumat (9/1/2026).

Saat ditanya apakah ada kompromi dalam pertemuan tersebut, Rahmad menyebut bukan kompromi tetapi silaturahim.

“Tepatnya bukan kompromi ya, tetapi pertemuan silaturahim, dan kemudian dari Pak Damai Hari Lubis menyampaikan maksud kedatangan, lalu menyampaikan permohonan maaf ke Pak Jokowi,” tambahnya.

“Kemudian Pak Jokowi merespons itu dengan sangat negarawan, menerima permohonan maaf, memberikan maaf, dan berharap kasus yang dihadapi Pak Hari Damai Lubis dan Pak Eggi Sudjana di Polda Metro Jaya bisa dihentikan,” bebernya.

Mengenai apakah Jokowi akan mencabut laporan terhadap keduanya, Rahmad mengatakan kewenangan itu ada di Polda Metro Jaya.

“Tentu kewenangannya ada di Polda Metro Jaya,” ucapnya.

Ketika ditanya apakah dalam pertemuan itu, Eggi dan Damai mengakui ijazah Jokowi asli, Rahmad tidak menjawab secara gamblang.

Ia hanya mengatakan Polda Metro jaya telah menyatakan ijazah itu asli.

Sumber: SuaraNasional

Artikel terkait lainnya