DEMOCRAZY.ID – Mencari peluang kerja di luar negeri kini menjadi tren, terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan penghasilan lebih tinggi atau pengalaman hidup baru.
Dengan semakin terbukanya pasar tenaga kerja internasional, banyak negara menawarkan gaji yang sangat kompetitif untuk menarik tenaga terampil dari berbagai belahan dunia.
Namun, gaji tinggi di suatu negara tidak selalu sejalan dengan biaya hidup atau tingkat pajaknya.
Karena itu, penting untuk memahami rata-rata pendapatan, kebutuhan tenaga kerja, hingga kondisi ekonomi negara tujuan sebelum memutuskan untuk pindah.
Berikut daftar negara dengan gaji tertinggi 2025, berdasarkan laporan Nomad Capitalist.
Pendapatan tahunan rata-rata di Amerika Serikat mencapai US$76.770 atau setara Rp1,28 miliar per tahun. Gaji bulanan sekitar US$6.398 atau sekitar Rp106,8 juta.
Profesi dengan bayaran tinggi termasuk software developer, nurse practitioner, analis keamanan informasi, dan manajer keuangan.
Luksemburg menawarkan pendapatan rata-rata US$89.200 atau sekitar Rp1,49 miliar per tahun.
Pekerja terampil memperoleh sekitar US$3.250 atau Rp54,2 juta per bulan, sementara pekerja non-terampil rata-rata US$2.700 atau Rp45 juta. Posisi senior bisa mencapai US$7.433 atau Rp124 juta per bulan.
Rata-rata pendapatan tahunan di Islandia sebesar US$68.660 atau Rp1,14 miliar. Penghasilan per bulan sekitar US$5.722 atau Rp95,5 juta.
Sektor unggulan yang menyerap banyak tenaga kerja meliputi energi terbarukan, pariwisata, perikanan, pertanian, dan manufaktur.
Swiss menjadi salah satu negara dengan gaji tertinggi di dunia dengan pendapatan rata-rata US$95.490 atau Rp1,59 miliar per tahun.
Gaji bulanan mencapai US$7.958 atau sekitar Rp132,9 juta. Sektor yang paling menjanjikan berada pada industri perbankan, keuangan, farmasi, serta konstruksi.
Gaji tahunan rata-rata di Denmark sekitar US$73.520 atau Rp1,22 miliar.
Pendapatan bulanan berada di kisaran US$6.127 atau Rp102,9 juta. Kebutuhan tenaga kerja tinggi pada sektor sains, teknologi, pertanian, transportasi, dan pariwisata.
Pendapatan tahunan rata-rata di Belanda sebesar US$60.230 atau Rp1,00 miliar. Gaji bulanan mencapai US$5.019 atau Rp83,8 juta.
Negara ini memiliki jam kerja yang relatif singkat—sekitar 35 jam per minggu—dan lingkungan kerja yang ramah bagi ekspatriat.
Belgia menawarkan pendapatan tahunan rata-rata US$53.890 atau Rp899 juta. Rata-rata gaji bulanan mencapai US$4.491 atau Rp75 juta.
Brussels menjadi wilayah dengan gaji tertinggi, terutama di sektor pemerintahan, hukum, konsultan, dan layanan profesional.
Norwegia memiliki pendapatan tahunan rata-rata mencapai US$94.540 atau Rp1,57 miliar.
Gaji per bulan sekitar US$7.878 atau Rp131,6 juta. Negara ini membutuhkan banyak tenaga kerja pada bidang energi, teknologi, dan maritim.
Rata-rata pendapatan tahunan Australia adalah US$60.840 atau Rp1,01 miliar. Gaji bulanan berkisar US$5.070 atau Rp84,6 juta.
Pekerjaan dengan permintaan tinggi termasuk machine learning engineer, analis keamanan siber, sustainability manager, dan pekerja sektor pertambangan.
Itu dia daftar negara dengan gaji tertinggi di dunia tahun 2025.
Setiap negara menawarkan peluang, tantangan, serta kebutuhan tenaga kerja yang berbeda, sehingga penting bagi Anda untuk mempertimbangkan gaji, biaya hidup, pajak, hingga prospek karier sebelum memutuskan pindah.
Bagaimana, Anda minat?
Sumber: VIVA