Buya Yahya Tegaskan Israel ‘Musuh Bersama’ Seluruh Umat Manusia!

DEMOCRAZY.ID – Pengasuh Lembaga Pengembangan Da’wah (LPD) dan Pondok Pesantren Al-Bahjah Cirebon, KH Yahya Zainul Ma’rif atau yang lebih dikenal dengan Buya Yahya, menyerukan persatuan global untuk menghentikan kebrutalan Israel.

Ia menegaskan bahwa pembelaan terhadap Palestina saat ini telah melampaui batas-batas agama, mazhab, maupun identitas negara.

Dalam sebuah cuplikan kajian yang diunggah di akun Instagram resminya, Buya Yahya mengingatkan umat Islam untuk berhenti meributkan perbedaan kelompok atau sekte ketika merespons isu kemanusiaan di Palestina.

“Hari ini bukan waktunya kita bicara itu. Dan kita sudah terlambat bersama-sama meyakini bahwasanya Israel adalah musuh kita bersama. Dan dia telah menodai kemanusiaan,” tegas Buya Yahya.

Menurut ulama kharismatik ini, krisis yang terjadi di Palestina bukan lagi sekadar urusan satu agama tertentu.

Terbukti, gelombang protes dan dukungan untuk warga Palestina terus mengalir deras dari berbagai negara bermayoritas non-Muslim di seluruh penjuru dunia.

“Sehingga siapa pun yang ingin membela Palestina hari ini, maka tentu harus kita dukung bersama. Sekarang dukungan keluar bukan dari orang yang mengaku Islam saja. Di luar Islam pun banyak dukungan untuk orang Palestina,” sambungnya.

Buya Yahya menekankan bahwa tujuan utama dari perlawanan dan dukungan global saat ini adalah untuk memberikan pelajaran tegas kepada Israel agar menghentikan segala bentuk penjajahan dan penindasan.

Ia mengajak setiap individu untuk berkontribusi sesuai dengan niat dan kemampuannya masing-masing.

Lebih jauh, ia secara terbuka menyatakan bahwa predikat “pejuang dunia” layak disematkan kepada siapa saja, dari negara mana saja—tanpa pandang bulu—yang berani berdiri menghancurkan kezaliman rezim Zionis.

“Orang Israel itu harus dihentikan. Sudah cukup sampai di sini. Apakah nanti muncul orang dari Iran? Atau nanti muncul dari Inggris? Atau mungkin dari Cina? Selagi untuk menghancurkan kezaliman kepada kemanusiaan, mereka adalah pejuang dunia,” pungkas Buya Yahya.

Sumber: Inilah

Artikel terkait lainnya